PT Vale Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascakebocoran Minyak di Towuti dengan Pendekatan Ilmiah dan Dialog Terbuka

waktu baca 3 menit

TOWUTI, TRIASPOLITIKA.ID – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali menunjukkan komitmen jangka panjangnya dalam pemulihan pasca insiden kebocoran pipa minyak yang terjadi di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. Melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Desa Timampu, perusahaan menegaskan pendekatan pemulihan yang bertanggung jawab, transparan, dan berbasis sains.

Sejak insiden pertama pada 23 Agustus 2025, PT Vale mengedepankan penanganan berbasis standar global dan prinsip tata kelola lingkungan yang baik. Masa tanggap darurat yang berlangsung hingga 12 September 2025 difokuskan pada mitigasi tumpahan minyak, pengendalian area terdampak, serta pemetaan sosial demi memastikan perlakuan adil kepada warga terdampak.

Pemetaan tersebut dilakukan bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, dengan klasifikasi dampak sosial mencakup sawah, empang, kebun, ternak, dan sumur di enam desa: Lioka, Langkea Raya, Baruga, Wawondula, Matompi, dan Timampu. Hasil pemetaan menjadi dasar penyusunan skema pemulihan dan penyaluran kompensasi, yang telah disepakati bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan para kepala desa.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam penyerahan simbolis biaya penanganan dampak yang dilaksanakan pada 2 Oktober 2025 di Kantor Camat Towuti, disaksikan langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama perwakilan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. Penyaluran kompensasi kini berjalan secara bertahap, dengan verifikasi lapangan untuk menjamin keputusan berbasis data dan akuntabilitas.

Meski masa tanggap darurat telah usai, PT Vale menegaskan bahwa upaya pemulihan masih terus berlangsung dan menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan. Sebagai bagian dari proses ini, perusahaan melaksanakan sosialisasi lanjutan di Desa Matompi dan Timampu, yang secara langsung melibatkan masyarakat untuk memberikan informasi utuh terkait mekanisme verifikasi dan hak-hak kompensasi.

Head of External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menegaskan bahwa perusahaan memahami keresahan masyarakat dan terus menjalin komunikasi terbuka sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

“Kami hadir bukan hanya untuk menjelaskan, tapi juga untuk mendengarkan. Sosialisasi ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan setiap warga terdampak memahami haknya dan terlibat aktif dalam proses pemulihan. Kami ingin setiap langkah berlangsung dengan jujur, transparan, dan berkeadilan,” ujar Endra usai sosialisasi di Desa Timampu, Selasa (8/10).

Endra juga menyampaikan bahwa PT Vale kini memperluas pendekatan komunikasi dengan menjangkau kelompok masyarakat secara langsung, termasuk kelompok tani dan nelayan. Tujuannya agar seluruh informasi penting terkait pemulihan dapat diterima secara merata dan utuh.

“Kami terbuka terhadap kritik dan masukan yang membangun, karena kami yakin keterbukaan adalah kunci dari keberhasilan pemulihan ini. Dukungan penuh dari pemerintah daerah, khususnya Bupati Luwu Timur dan jajarannya, merupakan fondasi penting bagi proses yang sedang berjalan,” tambahnya.

Kepala Desa Timampu, Samsul, menyambut positif langkah yang diambil PT Vale dalam menjamin keterlibatan masyarakat secara aktif.

“Sosialisasi ini menjadi langkah konkret untuk mempercepat proses verifikasi dan penyaluran kompensasi. Semakin cepat masyarakat memahami mekanisme, semakin cepat pula pemulihan dapat dijalankan dengan menyeluruh,” ujar Samsul.

Bagi PT Vale, keberhasilan pemulihan bukan sekadar berhentinya dampak lingkungan, melainkan juga tercapainya pemulihan kepercayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan, dan keberlanjutan ekosistem di wilayah Towuti. Seluruh proses dilakukan secara kolaboratif bersama masyarakat, akademisi, dan pemerintah untuk memastikan setiap keputusan didasarkan pada data ilmiah dan prinsip tata kelola yang bertanggung jawab.

Dengan mengedepankan kejujuran, keterbukaan, dan rasa tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan, PT Vale menegaskan bahwa pemulihan Towuti akan terus dilanjutkan secara konsisten dan berkelanjutan.