PT Vale Tegaskan Komitmen Lingkungan di Morowali: Hentikan Polusi Plastik, Mulai dari Diri Sendiri

waktu baca 3 menit
PT Vale menggelar aksi bersih-bersih di area Port Jetty, perkantoran, pantai, dan fasilitas pendukung lainnya.

MOROWALI, TRIASPOLITIKA.ID — Komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup tidak cukup hanya diwacanakan, namun harus dihidupkan dalam tindakan nyata. Hal ini ditegaskan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID), melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang mengangkat tema global “Hentikan Polusi Plastik.”

Dengan semangat kampanye #SustainabilityStartsWithMe, PT Vale menyelenggarakan rangkaian kegiatan kolaboratif dan edukatif, yang menyentuh berbagai aspek—mulai dari operasional perusahaan hingga upaya mengubah perilaku sehari-hari.

446 Peserta Terlibat dalam Aksi Bersih-bersih

Sebagai langkah awal, PT Vale menggelar aksi bersih-bersih di area Port Jetty, perkantoran, pantai, dan fasilitas pendukung lainnya. Sebanyak 446 peserta yang terdiri dari karyawan dan kontraktor IGP Morowali turut serta dalam kegiatan ini.

Dari aksi tersebut, terkumpul sekitar 0,8 ton sampah dalam waktu kurang dari empat jam. Seluruh sampah kemudian dikelola melalui kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Morowali guna memastikan proses pengolahan sampah berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kolaborasi lintas departemen ini adalah wujud nyata komitmen kami menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas polusi plastik. Masalah sampah harus ditangani dari hulu ke hilir,” ujar Head of Bahodopi Project PT Vale, Wafir.

Kampanye Sosial Media dan Budaya 3R

Selain kegiatan fisik, PT Vale juga menggelar kampanye kreatif melalui media sosial. Kampanye ini mengajak seluruh karyawan dan mitra kerja menyuarakan kepedulian terhadap isu lingkungan dalam bentuk poster dan video pendek.

Konten-konten kampanye tersebut mengangkat isu penting seperti penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta gerakan LISA (Lihat Sampah Ambil) yang sederhana namun berdampak nyata.

“Kami ingin menanamkan bahwa budaya peduli lingkungan bisa dimulai dari hal kecil. Misalnya, membawa tumbler atau memilah sampah dengan benar,” ujar Nurul Fitri, salah satu pemenang lomba poster.

Di lingkungan internal perusahaan, kebiasaan memilah sampah berdasarkan jenis—organik, anorganik, residu, hingga limbah berbahaya—telah menjadi bagian dari rutinitas. Hal ini dilakukan untuk memastikan penanganan limbah lebih efisien dan bertanggung jawab.

Dari Langkah Kecil Menuju Perubahan Besar

Menurut Wafir, seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk konsistensi PT Vale dalam menginternalisasi nilai-nilai keberlanjutan ke dalam setiap lini operasional dan individu di perusahaan.

“Tagar #SustainabilityStartsWithMe bukan sekadar slogan, melainkan filosofi yang hidup. Kami ingin mengajak seluruh insan perusahaan untuk melihat keberlanjutan bukan sebagai beban, tetapi sebagai peluang—peluang menciptakan lingkungan yang lebih sehat, tempat kerja yang lebih nyaman, dan komunitas yang lebih tangguh,” tegasnya.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 di IGP Morowali menjadi pengingat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. PT Vale percaya, keberlanjutan adalah warisan terbaik bagi generasi masa depan. Dan tanggung jawab itu, kata Wafir, dimulai dari kita semua.(**)