PT Vale Sosialisasi Bahaya Napza di Kecamatan Baula

waktu baca 3 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – PT Vale Indonesia Tbk menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan NAPZA di Desa Puubunga, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat pembangunan kesehatan masyarakat di wilayah lingkar tambang.

Senior Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, dr. Aditya Hafria Vanni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap program Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya melalui Program Sosial dan Lingkungan.

Kata Aditya, agenda sosialisasi tersebut juga menjadi wujud kepedulian PT Vale terhadap masyarakat yang berada dalam wilayah pemberdayaan perusahaan.

Kegiatan ini digelar bersama Puskesmas Baula untuk memperluas jangkauan edukasi kesehatan.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, agar terhindar dari risiko dan dampak buruk penyalahgunaan NAPZA,” jelasnya.

“Hari ini kita mulai dari Desa Puubunga, dan bulan depan akan berlanjut ke posyandu lain. Targetnya, seluruh desa dan posyandu dapat kita kunjungi dalam dua tahun,” sambung Aditya.

Ia menjelaskan, penyalahgunaan NAPZA memberikan dampak serius bagi kesehatan, baik fisik maupun mental.

Dampak tersebut tidak hanya dirasakan individu, tetapi juga berimbas pada lingkungan sosial dan keamanan masyarakat.

“Pencegahan penyalahgunaan narkoba ini penting, baik bagi perusahaan maupun masyarakat. Generasi muda yang sehat dan bebas narkoba dapat diproyeksikan bekerja di perusahaan. Karena itu, kita bangun mindset pencegahan sejak dini agar mereka siap menjadi tenaga kerja produktif,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat yang terbebas dari narkoba dapat menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan sejahtera.

Kesadaran kolektif dalam pencegahan juga sangat dibutuhkan. “Upaya ini tidak bisa hanya dibebankan kepada polisi atau BNN. Semua lini harus terlibat,” tegas Aditya.

Kepala Puskesmas Baula, Hasrul Tonapa, dalam paparannya mengimbau masyarakat untuk menghindari penyalahgunaan NAPZA demi mencegah kecanduan dan kerusakan kesehatan.

Ia menjelaskan bahwa NAPZA adalah zat yang dapat memengaruhi kesadaran, pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang.

Hasrul menyampaikan kepada warga dan siswa SD/SMP di Desa Puubunga tentang tiga efek bahaya narkoba: stimulan, depresan, dan halusinogen, yang dapat merusak sistem saraf dan jaringan otak.

“Narkoba menyebabkan kecanduan. Sekali mencoba, akan sulit berhenti. Jangan pernah mencoba narkoba jenis apa pun. Itu dapat merusak masa depan kalian,” tegasnya.

Hasrul menyampaikan apresiasinya kepada PT Vale atas kepedulian perusahaan dalam memberikan edukasi kesehatan kepada warga.

“Kami bersyukur dengan adanya program sosial lingkungan ini. Semoga desa-desa lain juga mendapatkan kegiatan serupa,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, PT Vale berharap upaya pencegahan penyalahgunaan NAPZA dapat lebih masif dilakukan secara kolaboratif, sehingga tercipta masyarakat yang sehat, produktif, dan bebas dari ancaman narkoba.

  • Editor: Dekri