PT Vale Indonesia Raih Penghargaan Community Empowerment di ESG Appreciation 2025

waktu baca 3 menit
PT Vale Indonesia Raih Penghargaan Community Empowerment di ESG Appreciation 2025

JAKARTA, TRIASPOLITIKA.ID — PT Vale Indonesia Tbk kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Pada ajang ESG Appreciation 2025 yang digelar B-Universe di Jakarta, Perseroan meraih penghargaan kategori Community Empowerment atas keberhasilan menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang terukur dan berdampak langsung bagi komunitas di sekitar wilayah operasionalnya.

Penghargaan diterima Executive Advisor PT Vale Indonesia, Vinicius Mendes Ferreira. Dalam keterangannya, Vinicius menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan inti dari praktik keberlanjutan perusahaan.

“Pemberdayaan masyarakat adalah esensi dari keberlanjutan itu sendiri. Setiap program harus membuka peluang, memperkuat kapasitas, dan menghadirkan kemajuan jangka panjang bagi masyarakat sekitar operasi kami,” ujarnya.

Tiga Program Unggulan Pemberdayaan Komunitas

Penghargaan tersebut menyoroti keberhasilan tiga program unggulan PT Vale yang selama beberapa tahun terakhir menjadi model pembangunan sosial berbasis komunitas di sektor pertambangan.

1. Matano Iniaku — Transformasi Dusun Menjadi Komunitas Tangguh

Program Matano Iniaku di Dusun Matano, Luwu Timur, menjadi contoh pendekatan dialog dan partisipatif. Sebelum program dijalankan, wilayah terpencil ini terbatas akses transportasi, layanan kesehatan, dan air bersih.

Melalui inisiatif ini, PT Vale menghadirkan pipanisasi air bersih, rehabilitasi 200 hektare DAS, penurunan emisi 22.538 ton CO₂eq, penyediaan ambulans speedboat, penguatan telekomunikasi, serta pembentukan kelembagaan masyarakat untuk menjamin keberlanjutan. Program ini juga mencatat Social Return on Investment (SROI) 1:1,08 dan meraih Penghargaan Subroto 2025.

2. Kolaka Sehat, Bersih, Berdaya — Fondasi Pemberdayaan di Blok Pomalaa

Di Sulawesi Tenggara, melalui kemitraan strategis dengan Huayou, PT Vale meluncurkan program Kolaka Sehat, Bersih, Berdaya. Program ini dibangun selaras dengan pengembangan kawasan industri Blok Pomalaa dan berfokus pada tiga pilar: peningkatan layanan kesehatan dan air bersih, pengelolaan sampah dan pemulihan lingkungan, serta penguatan ekonomi lokal melalui UMKM, pemberdayaan perempuan, dan vokasi pemuda.

PT Vale dan Huayou turut memperkuat kesiapan tenaga kerja lokal melalui Bridge Program, yang membekali pemuda Kolaka dengan kompetensi dasar industri hydrometallurgy dan baterai kendaraan listrik.

3. PPM SDGs Desa — Peningkatan Kemandirian 38 Desa Binaan

Program PPM Dukungan SDGs Desa yang mencakup 38 desa di empat kecamatan—Malili, Wasuponda, Nuha, dan Towuti—menjadi fondasi penguatan layanan dasar dan ekonomi masyarakat sejak 2023. Inisiatif ini mendorong peningkatan UMKM, perbaikan infrastruktur berbasis kebutuhan desa, penyediaan air bersih, layanan kesehatan dan pendidikan, serta penguatan kapasitas generasi muda melalui pelatihan vokasi dan literasi keuangan.

Pendekatan partisipatif yang menempatkan masyarakat sebagai perencana utama menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Komitmen Berkelanjutan

Keberhasilan program-program ini mencerminkan filosofi shared value PT Vale, bahwa keberlanjutan tidak hanya berupa kepatuhan terhadap regulasi, tetapi harus menghasilkan perubahan nyata dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Keberlanjutan tidak berhenti pada kepatuhan. Ia harus hadir sebagai perubahan yang dirasakan, peluang yang terbuka, dan masa depan yang tumbuh bersama masyarakat,” tegas Vinicius.

Dengan pencapaian di ESG Appreciation 2025, PT Vale memperkuat perannya sebagai pelopor pembangunan sosial di sektor pertambangan—mendorong terciptanya komunitas yang tangguh, inklusif, dan mandiri dari Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Tenggara.