PT Vale IGP Pomalaa Dorong Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas di Kolaka
KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – PT Vale Indonesia IGP Pomalaa memperingati Hari Disabilitas Internasional 2025 dengan berbagi kebahagiaan bersama siswa sekolah luar biasa (SDLB) se-Kabupaten Kolaka di SDLB Negeri 1 Kolaka, Sabtu (6/12/2025).
Kegiatan bertema “Bersama Wujudkan Inklusi dan Kesetaraan” itu diisi dengan penanaman pohon, senam bersama, serta pemberian cenderamata kepada siswa dan tenaga pengajar sebagai bentuk dukungan terhadap penyandang disabilitas.
Senior Manager Operation Readiness IGP Pomalaa, Agus Nunar Hikmawan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian PT Vale dalam mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif dan setara bagi seluruh masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
“Kami datang untuk memberi manfaat kepada warga, termasuk penyandang disabilitas. Semua memiliki takdirnya masing-masing,” ujarnya.
Agus menegaskan, kepedulian perusahaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. PT Vale, kata dia, tengah mempersiapkan fasilitas ramah disabilitas, seperti jalur khusus dan toilet bagi pengunjung. Hal ini juga mempertimbangkan keberadaan pekerja dari mitra perusahaan yang merupakan penyandang disabilitas.
Selain itu, PT Vale sedang merancang program pelatihan khusus bagi penyandang disabilitas bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kolaka agar pelatihan dan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Kepala SDLBN 1 Kolaka, Ansharullah, mengapresiasi komitmen PT Vale yang terus memberi perhatian kepada siswa berkebutuhan khusus.
Saat ini sekolah tersebut memiliki 31 siswa dan 20 tenaga pengajar. Sejumlah alumninya telah bekerja setelah mengikuti pelatihan keterampilan.
“Mereka kursus di provinsi dan sudah banyak perusahaan yang menerima mereka bekerja,” kata Ansharullah.
Kepala Dinas Sosial Kolaka, Alvian, juga memberikan apresiasi atas langkah PT Vale yang mempertemukan siswa SDLB se-Kolaka dalam momentum Hari Disabilitas Internasional. Menurutnya, anak-anak disabilitas berhak mendapatkan perlakuan yang sama seperti anak lainnya.
“Apa yang dilakukan PT Vale hari ini menunjukkan kepedulian perusahaan kepada mereka,” ujarnya.
Alvian mendorong PT Vale untuk menambah dukungan berupa bantuan permodalan bagi penyandang disabilitas yang telah mengikuti pelatihan, seperti menjahit atau keterampilan lainnya.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kolaka saat ini memberikan perhatian besar kepada penyandang disabilitas dan lansia lewat bantuan sosial sebesar Rp 300.000 per bulan yang disalurkan langsung ke 251 penerima.
“Setiap tahun kami menyiapkan dana melalui APBD sebesar Rp 3,6 miliar bagi lansia dan penyandang disabilitas. Ini sudah memasuki tahun ketiga,” katanya.(Dek)







