PT Vale Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan Primer di Morowali
MOROWALI, TRIASPOLITIKA.ID – Peningkatan mutu layanan kesehatan primer menjadi fondasi penting dalam mendukung kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali menginisiasi Service Excellence Improvement Program bagi tenaga kesehatan dan staf Puskesmas Bahomotefe.
Program yang merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang kesehatan itu dilaksanakan di Morowali, Selasa (28/4), dengan fokus memperkuat kapasitas layanan kesehatan dasar di wilayah operasional perusahaan.
Sebagai fasilitas kesehatan primer, Puskesmas Bahomotefe memegang peran strategis dalam memastikan akses layanan yang berkualitas, ramah, dan terpercaya. Seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap layanan publik, penguatan budaya pelayanan prima yang berorientasi pada pasien dinilai semakin mendesak.
Berbeda dengan pelatihan konvensional, program ini dirancang sebagai proses capacity building dan sistem pendampingan berkelanjutan selama tiga bulan.
Kegiatan tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku, pola pikir, serta kebiasaan kerja tenaga kesehatan melalui sesi kelas, pendampingan lapangan, dan evaluasi berkala.
Materi yang diberikan mencakup komunikasi efektif dengan pasien, pengelolaan emosi dan empati, profesionalisme tenaga kesehatan, hingga pengembangan sistem layanan yang responsif, akuntabel, dan humanis.
Pendekatan partisipatif memungkinkan peserta merefleksikan praktik pelayanan sehari-hari sekaligus mengidentifikasi peluang perbaikan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Jumiati, yang mewakili kepala dinas, mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, program dengan durasi pendampingan yang lebih panjang berpotensi mendorong perubahan mendasar dalam pola pelayanan tenaga kesehatan.
“Pelatihan pelayanan prima biasanya hanya berlangsung beberapa hari. Namun program ini berjalan hingga tiga bulan, sehingga berpotensi mengubah mindset pelayanan. Ini penting karena tenaga kesehatan adalah garda terdepan layanan,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Bahomotefe, Hartia, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan perusahaan dalam meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan. Ia menilai program tersebut berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Sementara itu, pemateri pelatihan, Muhlis, menegaskan bahwa pelayanan prima bukan sekadar standar prosedural, tetapi bagaimana tenaga kesehatan mampu memahami dan merespons kebutuhan pasien secara empatik dan profesional.
“Pendampingan ini menjadi langkah strategis untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas layanan kesehatan,” katanya.
Head of External Regional & Growth PT Vale, Endra Kusuma, menambahkan peningkatan mutu layanan kesehatan merupakan bagian integral dari strategi keberlanjutan perusahaan.
“Kesehatan masyarakat adalah fondasi produktivitas. Keberhasilan operasional perusahaan tidak terlepas dari kualitas hidup masyarakat di sekitarnya. Karena itu, kami berkomitmen menghadirkan program yang memberikan dampak nyata,” ujarnya.
Program ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin kesehatan yang baik dan kesejahteraan, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta kemitraan untuk mencapai tujuan.
Selain itu, inisiatif tersebut mendukung implementasi kebijakan pemerintah di sektor pertambangan berkelanjutan.
Melalui program PPM yang terintegrasi di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan, PT Vale Indonesia terus mendorong terwujudnya masyarakat Morowali yang sehat, produktif, dan sejahtera.







