PT Vale dan Dinkes Kolaka Gelar Pelatihan ACLS, Tingkatkan Kesiapsiagaan Tenaga Medis

waktu baca 2 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, menggelar pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS) bagi tenaga medis guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan kegawatdaruratan jantung.

Kepala Dinkes Kolaka, Sri Raoda Buna, mengatakan peningkatan kompetensi tenaga medis, khususnya dokter, perlu dilakukan secara berkala seiring perkembangan teknologi kedokteran.

“Dalam kondisi kritis, kecepatan dan ketepatan tindakan medis adalah kunci utama. Pelatihan ACLS ini sangat strategis karena membekali peserta dengan keterampilan penanganan kasus kegawatdaruratan secara komprehensif berdasarkan standar internasional,” ujarnya di Kolaka, Sabtu (25/4/2026).

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi bentuk sinergi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, terutama di wilayah yang jauh dari pusat perkotaan.

“Kami mengapresiasi PT Vale Indonesia Tbk atas dukungan melalui program CSR yang telah memfasilitasi pelatihan ini,” kata Raoda.

Pelaksana tugas Direktur RSUD Benyamin Guluh Kolaka, Firdaus, menilai penguasaan teknik ACLS merupakan kebutuhan mendasar bagi tenaga medis, baik di rumah sakit maupun puskesmas.

“Kasus kritis memerlukan respons yang teratur dan sistematis. Kami berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan melalui pendidikan berkelanjutan. Ke depan, kami berharap pelatihan serupa juga menyasar tenaga perawat,” ujarnya.

Sementara itu, Head of HSER IGP PT Vale Indonesia, Riza Ganna, menjelaskan pelatihan tersebut merupakan bagian dari implementasi pilar Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan di sektor kesehatan.

“Serangan jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian. Karena itu, penting memastikan tenaga medis di garis depan mampu melakukan stabilisasi awal sebelum pasien dirujuk,” katanya.

Ia menambahkan, jarak tempuh menuju RSUD Benyamin Guluh dari sejumlah wilayah operasional perusahaan berkisar 30 hingga 40 menit, sehingga kemampuan penanganan awal menjadi sangat krusial.

Pelatihan yang berlangsung intensif selama beberapa hari ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta kesiapsiagaan tenaga medis di berbagai fasilitas kesehatan di Kabupaten Kolaka.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program sosial dan lingkungan PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa dalam mendukung terwujudnya Kolaka yang bersih, sehat, dan berdaya.

  • Editor: Dekri