PSI Sultra Perkuat Struktur Hingga Desa untuk Hadapi Pemilu 2029
KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat struktur kepengurusan hingga tingkat desa dan kelurahan. Langkah ini dinilai strategis untuk membangun basis dukungan yang lebih solid menjelang Pemilu 2029, sekaligus memastikan program partai tersampaikan efektif di tingkat akar rumput.
Ketua DPW PSI Sultra, La Ode Muhammad Rajiun Tumada, menegaskan bahwa upaya konsolidasi menjadi fokus utama partai setelah mencatatkan perkembangan signifikan pada Pemilu 2024. PSI yang dikenal sebagai partai super terbuka itu berhasil menembus 10 besar perolehan suara secara nasional.
“Kami melakukan konsolidasi untuk penguatan struktur partai dari tingkatan DPD, DPC hingga desa dan kelurahan. Kami terus bergerak di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara, termasuk hari ini di Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, dan Kolaka,” ujar Rajiun saat menghadiri rapat konsolidasi penguatan struktur pengurus PSI Kolaka Raya di salah satu hotel di Kolaka.
Penguatan Internal Menuju Verifikasi Faktual
Mantan Bupati Muna Barat itu mengapresiasi pengurus PSI di wilayah Kolaka Raya yang dinilai aktif membangun struktur partai hingga ke tingkat paling bawah. Menurut dia, kesiapan internal merupakan faktor krusial menghadapi verifikasi faktual dan proses politik lainnya menjelang Pemilu 2029.
“Konsolidasi ini memberikan kontribusi besar untuk kesiapan verifikasi faktual. Kita ingin PSI bergerak lebih cepat dibandingkan partai-partai lain,” ujarnya.
Dari total 17 kabupaten dan kota di Sultra, PSI telah melakukan konsolidasi intensif di 12 daerah. Lima daerah lainnya ditargetkan segera tuntas dalam waktu dekat. Rajiun optimistis, dengan langkah konsolidasi masif ini, Sultra akan menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan suara signifikan bagi PSI.
“Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PSI Bro Kaesang Pangarep dan Ketua Dewan Pembina Bapak Joko Widodo, PSI memiliki magnet politik yang kuat untuk meraih hasil gemilang pada kontestasi mendatang. Insyaallah PSI bisa berada di posisi lima besar pada Pemilu 2029,” katanya.
Target Kursi dan Kesiapan Daerah
Rajiun menargetkan PSI mampu meraih minimal tiga kursi DPRD di setiap kabupaten dan kota di Sultra. Khusus Kolaka, ia berharap raihan suara dapat menghasilkan sedikitnya empat kursi, sementara Kolaka Utara dan Kolaka Timur masing-masing ditargetkan meraih tiga kursi.
“Kami yakin bisa menyaingi partai-partai besar di Sultra. Dengan strategi tepat dan sinergi kader muda dan senior, PSI akan semakin kuat hingga ke tingkat akar rumput,” tegasnya.
Dukungan Politik Terhadap Pemerintahan Beramal
Ketua DPD PSI Kolaka, Sumardin, menambahkan bahwa konsolidasi ini juga menjadi momentum untuk menegaskan sikap politik PSI terhadap pemerintahan H. Amri dan H. Husmaluddin (Beramal) di Kolaka.
“Dalam pemerintahan Beramal, PSI merupakan salah satu kekuatan politik yang mendukung beliau menjadi bupati dan wakil bupati. Meskipun saat ini PSI belum memiliki kursi di parlemen, tetapi kekuatan struktural sudah kami bangun secara bertahap,” ungkapnya.
Sumardin menegaskan komitmen PSI Kolaka untuk mendukung seluruh agenda pembangunan daerah dan menjaga stabilitas politik hingga akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kolaka.
Terkait target Pemilu 2029, ia optimistis PSI dapat meraih minimal empat kursi DPRD Kolaka, mengingat struktur partai telah terbentuk di seluruh 12 kecamatan dan mencakup sekitar 75 persen dari total 135 desa dan kelurahan.
“Struktur pengurus kami telah terbentuk di seluruh kecamatan. Dari 135 desa dan kelurahan, sekitar 75 persen sudah memiliki kepengurusan aktif,” pungkasnya.
Rapat konsolidasi ini turut dihadiri pengurus DPD dan DPC PSI se-Kolaka Raya. PSI Kolaka Utara dipimpin Jusman Dg Takenang, sementara PSI Kolaka Timur diketuai Suhaemi Nasir, mantan Ketua DPRD Kolaka Timur.
- Editor: Dekri







