Plt Bupati Koltim resmikan Gedung PICU dan NICU RSUD

waktu baca 7 menit
Plt Bupati Koltim resmikan Gedung PICU dan NICU RSUD

KOLTIM, TRIASPOLITIKA.ID – Pelaksana Tugas Bupati Kolaka Timur Abd Azis meresmikan gedung PICU (Pediatric Intensive Care Unit) dan NICU (Neonatal Insentive Natal Care Unit) RSUD Kolaka Timur pada Kamis, (31/08/2023).

Gedung PICU dan NICU ini, bakal digunakan sebagai unit perawatan bayi yang beresiko tinggi dengan gangguan dan komplikasi berat lainnya.

Selain itu, sebagai ruang perawatan intensif anak dengan gangguan kesehatan serius atau yang berada dalam kondisi kritis.

“Kami sebut soft opening, karena gedung ini nantinya juga bakal difungsikan sebagai perawatan ICU dewasa,” ujar dr Abd Munir Abubakar, Direktur RSUD Koltim.

Kendati sudah diresmikan, Munir mengaku gedung tersebut belum begitu lengkap. ”Masih ada beberapa peralatan yang belum lengkap di gedung tersebut. Sehingga kedepan kita bakal melengkapinya, agar setiap ruangan dapat berfungsi sebagaimana peruntukannya,” jelas Munir.

Meski peralatan belum begitu lengkap kata Munir, gedung tersebut sudah bisa digunakan. ”Hari ini sudah bisa digunakan, tenaga medis nya juga baru selesai pelatihan,” ujarnya.

”Ruang perawatan intensif merupakan kebutuhan mutlak yang sangat dibutuhkan di RSUD Koltim,” kata Munir.

Dihadapan Bupati, Munir juga menyampaikan aspirasi dari tenaga kesehatan seperti perawat, bidan, gizi dan beberapa tenaga kesehatan lainya, agar dapat diberikan tambahan insentif seperti yang sudah diberikan kepada dokter di RSUD tersebut.

“Aspirasi rekan-rekan pegawai RSUD Kolaka Timur kepada bapak Bupati, agar mungkin dapat diberikan tambahan insentif seperti yang telah diperoleh teman sejawat dokter,” ujar Munir.

Munir juga berjanji bakal berupaya mengubah status RSUD Koltim menjadi BLUD RSUD Kolaka Timur. “Hasil asistensi kami dengan Pak Sekda beberapa hari yang lalu, bahwa kami menargetkan RSUD ini menjadi BLUD di awal tahun depan,” tandasnya.

Plt Bupati Koltim resmikan Gedung PICU dan NICU RSUD

Diketahui, RSUD Kolaka Timur saat ini sudah bisa melayani pasien BJPS Kesehatan, baik BPJS bantuan Pemerintah maupun BPJS Mandiri.

Bupati Kolaka Timur Abd Azis turut bersyukur atas peresmian gedung PICU dan NICU RSUD Koltim. “Kita sangat bersyukur karena bangunan gedung ini sangat megah dan sangat baik,” ujar Azis, usai meresmikan gedung tersebut.

Azis juga memuji kinerja pegawai RSUD yang telah memberikan kontribusi PAD begitu signifikan. “Ini menjadi catatan saya. Kedepan, kita bakal berupaya memberikan tambahan insentif pegawai RSUD,” ujarnya.

Kata dia, pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut sangat penting demi mewujudkan visi dan misi Kolaka Timur.

“Pembangunan harus kita genjot dan terus ditingkatkan, khususnya fasilitas kesehatan demi meningkatkan kesejahteraan serta kesehatan masyarakat Kolaka Timur,” ujarnya.

Ia berharap, program pemerintah menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat, dapat dirasakan secara langsung serta nyata untuk seluruh masyarakat.

“Kita mengakui jika RSUD Kolaka Timur saat ini masih membutuhkan beberapa sarana, untuk memenuhi standar Rumah Sakit sesuai Peraturan Mentri Kesehatan. Untuk itu kita berkomitmen, terus melengkapi sarana dan prasarana sesuai kondisi fiskal daerah,” ujar Azis.

Azis meminta agar RSUD Koltim melakukan update kemampuan dan skill dari seluruh profesi, agar mutu pelayanan bisa semakin membaik. Termasuk juga dalam hal manajemen dan tata kelola.

Pelaksana tugas Bupati Kolaka Timur itu optimis, RSUD Koltim bisa sejajar dengan RSUD di daerah lain. “Catatannya itu kolaborasi dan sinergi diantara kita, jangan biarkan direktur bekerja sendiri, dia butuh masukan, saran serta kritik yang sifatnya membangun.

Plt Bupati Koltim Abd Azis

”Kritik yang sifatnya solusi, sehingga permasalahan- permasalahan dibidang kesehatan bisa kita pecahkan serta bisa kita selesaikan secara utuh,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui bahwa fungsi dari Ruang NICU adalah Unit perawatan untuk bayi yang beresiko tinggi dengan gangguan dan komplikasi berat lainnya.

  • NICU berguna untuk observasi bayi baru lahir secara intensive:
    1. Mendapatkan terapi oksigen,
    2. Mendapatkan terapi intervena,
    3. Pemberian makanan melalui alat.

Sedangkan Ruang PICU adalah ruang perawatan intensif di rumah sakit, bagi anak dengan gangguan kesehatan serius atau yang berada dalam kondisi kritis. Anak-anak yang dirawat di PICU mulai dari bayi berusia 28 hari sampai anak remaja berusia 16 tahun.

Anak perlu dirawat di ruang PICU bila kebutuhan medisnya tidak dapat terpenuhi di ruang perawatan biasa. Kondisi yang dapat menjadi alasan anak membutuhkan perawatan di ruang PICU antara lain:

  • • Gangguan pernapasan serius, seperti asma berat, tersedak benda asing, pneumonia, dan sindrom gagal napas akut (ARDS),
    • Infeksi serius, seperti meningitis bakteri dan sepsis,
    • Syok dan cedera berat, misalnya akibat kecelakaan lalu lintas, jatuh dari ketinggian, dehidrasi, perdarahan berat, luka bakar, atau
    tersengat listrik,
    • Gangguan pada otak, seperti tumor, koma, epilepsi, dan status epileptikus,
    • Gangguan metabolik berat, seperti gangguan elektrolit, gangguan keseimbangan asam basa darah (alkaliosis dan asidosis), serta ketoasidosis
    diabetik,
    • Gangguan darah, seperti anemia berat dan kanker darah (leukemia),
    • Keracunan obat-obatan atau zat kimia lain, misalnya minyak tanah,
    • Kerusakan organ berat, seperti gagal ginjal dan gagal hati, atau kelainan jantung yang parah,
    • Cacat bawaan lahir.

Anak-anak yang baru saja menjalani operasi besar, seperti bedah jantung, saraf, ortopedi (tulang), juga THT, atau transplantasi organ dan amputasi juga memerlukan waktu pemulihan sementara di ruang PICU, sebelum dipindahkan ke ruang perawatan umum

Layaknya ruangan perawatan intensif (ICU) di rumah sakit, ruangan PICU juga dijaga 24 jam oleh tim medis yang bekerja secara bergantian dalam sistem kerja shift, untuk memonitor dan merawat pasien.

Ruang PICU umumnya dijaga agar tenang, di mana tidak banyak orang diperbolehkan untuk membesuk, dan jumlah pasiennya lebih sedikit dari ruang perawatan umum. Tujuannya adalah agar pasien terhindar dari infeksi.

  • Perangkat medis yang terdapat di dalam ruang PICU antara lain adalah:

1. Infus
Hampir pada semua anak yang dirawat di ruang PICU terpasang selang infus, untuk memasukkan cairan, darah, dan obat melalui pembuluh darah. Infus ini biasanya terpasang di lengan atau tangan, namun kadang juga bisa terpasang di kaki, tungkai, atau kulit kepala anak.

2. Kateter vena sentral (central venous catheter)
Untuk memonitor kondisi anak yang kritis, dokter mungkin akan memasang selang khusus pada leher anak. Selang ini akan ditempatkan di pembuluh darah balik jantung (vena cava) melalui leher, untuk memantau tekanan dalam pembuluh darah, kestabilan aliran darah dan kadar oksigen.

3. Obat-obatan khusus
Obat-obat tertentu hanya dapat diberikan kepada pasien dengan pengawasan khusus, termasuk pasien anak-anak di ruang PICU. Contoh obat-obatan ini adalah dobutamin, dopamin, epinephrine, dan morfin atau fentanyl. Kegunaannya beragam, mulai dari membantu fungsi jantung, menjaga tekanan darah, hingga meredakan rasa sakit.

4. Monitor tanda-tanda vital
Pada ruang PICU, terdapat berbagai alat yang dipasangkan ke tubuh anak dan terhubung dengan layar monitor untuk mengawasi tanda-tanda vital anak. Beberapa di antaranya adalah alat perekam detak jantung (elektrokardiogram), tekanan darah, laju pernapasan, suhu tubuh, dan kadar oksigen (oksimeter).

5. Alat bantu napas
Pada anak yang dapat bernapas sendiri, biasanya akan terpasang selang atau masker oksigen di hidung atau wajah, yang terhubung ke tabung oksigen. Sedangkan bagi anak yang mengalami gangguan pernapasan berat atau koma dan tidak dapat bernapas sendiri, dokter akan memasangkan ventilator ke saluran pernapasannya.
Sebelumnya, dokter akan terlebih dahulu melakukan tindakan intubasi untuk memasang pipa atau tabung (ETT) pada tenggorokan anak melalui mulut. Kemudian pipa tersebut akan disambungkan ke mesin ventilator untuk membantu pernapasan.

6. Alat kejut jantung
Anak yang dirawat di PICU berisiko tinggi mengalami henti jantung karena kondisinya yang kritis. Oleh karena itu, alat kejut jantung khusus anak harus tersedia di ruang PICU.

Alat kejut jantung ini akan digunakan ketika irama detak jantung anak mulai tidak beraturan, atau tidak terdeteksi.
Selama di ruang PICU, dokter akan secara berkala melakukan pemeriksaan fisik pada pasien anak yang kritis. Jika diperlukan, dokter juga akan melakukan pemeriksaan darah, urine, cairan otak dan saraf tulang belakang, Rontgen, atau USG.

Keberadaan ruang PICU di rumah sakit sangat penting untuk membantu penanganan anak dengan kondisi yang kritis. Dokter anak akan menyarankan perawatan di ruang PICU apabila kondisi anak perlu dipantau secara ketat dan diperlukan penanganan semaksimal mungkin.(ADV).

Reporter : Hery
Editor : Azril

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Что понимается под тождественностью человека
    самому себе. Психические явления
    это в психологии определение. Все
    фот. Метод критического мышления.
    Соотношение психики и сознания.
    Виды психологов список.

    Take a look at my web blog Психоаналитик

Sudah ditampilkan semua