PLN Rayon Unaha Uji Coba Penggunaan NIDI

waktu baca 2 menit
Kepala PLN Rayon Unaha, Talib. (Utha/Triaspolitika.id)

KONAWE, TRIASPOLITIKA.ID – PLN Rayon Unaaha, Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai mengimplementasikan penggunaan Nomor Identitas Instalasi (NIDI), sebagai salah satu syarat dikeluarkannya Sertifikat Laik Operasi (SLO).

Selain itu, juga berfungsi sebagai dasar permohonan penggunaan listrik PLN oleh calon pengguna jasa listrik PLN. Hat itu disampaikan kepala PLN Rayon Unaha, Talib pada Kamis, (17/02/2022).

Kata dia, NIDI menjadi syarat wajib bermohon, karena NIDI memberikan jaminan instalasi listrik agar dapat beroperasi dengan aman. Selain itu, NIDI akan memuat lokasi bangunan, spesifikasi komponen instalasi hingga gambar instalasi listrik.

NIDI dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Ketenagalistrikan untuk instalasi tenaga listrik yang telah selesai dipasang. Secara tehnis, pelaksanaan di lapangan di percayakan oleh pihak ketiga yang memiliki sertifikasi kelistrikan yang di keluarkan oleh instansi yang berkompeten.

“Mereka yang memiliki sertifikasi kelistrikan yang akan mendaftarkan ke direktur jenderal ketenagalistrikan untuk mendapat NIDI ini, mereka akan mempunyai akun pribadi,” kata Talib.

Meski terbilang repot dengan adanya NIDI ini, namun di balik aturan tersebut ada hal-hal mendasar yang dapat di terima bagi pengguna kelistrikan, salah satunya jaminan keamanan instalasi agar tidak terjadi arus pendek listrik yang dapat mengakibatkan kebakaran.

Di sisi lain, NIDI akan memperkecil langkah calo listrik yang tidak memiliki afiliasi dengan lembaga kelistrikan.

“NIDI itu syarat bermohon penyambungan baru, jadi sebelum bermohon, pelanggan itu harus mempunyai NIDI terlebih dahulu, setelah mempunyai NIDI baru bisa terbit Sertifikat Laik Operasi (SLO), setelah SLO di terbitkan baru bisa bermohon,” tutup Talib.

Saat di tanya terkait besaran biaya yang di keluarkan dengan aturan NIDI ini, mantan Kepala PLN Rayon Wakatobi ini mengaku tidak mengetahui apakah ada biaya atau tidak.

“Saya belum tahu itu, nanti besok kita akan pertemuan di kendari akan membahas masalah itu, apakah ada biaya atau bagai mana, tapi informasinya itu bukan ranah PLN, terkait hal itu, tapi uji coba saat ini, itu gratis,” tutup Talib.

Reporter: Utha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!