Pinjaman Dana PEN, Bahri: Itu Produk Pemerintah Sebelumnya

waktu baca 2 menit
PJ Bupati Mubar, Bahri (Dedi Triaspolitika.id)

MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Penjabat (PJ) Bupati Kabupaten Muna Barat (Mubar) Dr Bahri dengan tegas mengatakan bahwa pinjaman Dana Pemulihan Ekonomi (PEN) kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) merupakan produk Pemerintah sebelumnya dalam hal ini pemerintahan Achmad Lamani.

Dirinya menjelaskan hal ini guna menjawab opini publik terkait polemik pinjaman dana PEN yang ditujukan seolah-olah pinjaman PEN itu atas keinginan di masa Pemerintahannya.

“Ini bukan saya yang melakukan pinjaman. Yang sebelumnya itu sudah mereka lakukan peminjaman pemulihan ekonomi ke SMI. Jelas saya tidak bisa batalkan karena itu sudah ditetapkan dalam APBD 2022,” tegasnya. Senin (20/6/2022).

Bahri juga menjelaskan, dirinya hadir di Mubar hanya menjalankan perintah Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri.

“Dalam hal ini saya tidak boleh melakukan empat hal termasuk membatalkan program kegiatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintahan sebelumnya kecuali atas izin Mendagri. Termasuk dana pinjaman PEN dari PT SMI itu,” bebernya.

Terkait perubahan penggunaan anggaran PEN tersebut dari jalan lingkar ke jalan-jalan Kabupaten, Bahri mengaku bahwa itu adalah usulan dari DPRD Mubar.

“Saya hanya meneruskan. Kalau soal perubahan itu posisinya begini; Ada masukan dari anggota DPRD Mubar dalam nota penyampaian rancangan APBD kita itu, mereka memberi tanda bintang atau ada catatan, kalau bisa jangan mendanai jalan lingkar Laworo,” paparnya.

Bahri mengaku pengalihan anggaran dana PEN tersebut sudah disepakati oleh DPRD Mubar. Nantinya anggaran itu akan dimanfaatkan untuk pembangunan jalan di tiga wilayah besar yakni Lawa Raya, Tiworo Raya dan Kusambi Raya.

“Jadi dengan dasar itu, saya bersurat ke Kemenkeu, syukur-syukur kalau Kemenkeu setuju dengan perpindahan lokasi. Kalau tidak berarti kita tidak melaksanakan wacana tersebut,” pungkas Bahri.

Reporter: Dedi

error: Content is protected !!