Perduli Pekerja Migran, Pemda Muna Raih Penghargaan

waktu baca 1 menit
Fajaruddin Wunanto, Kadis Nakertrans Muna terima penghargaan dari BP2MI di Kota Kendari Provinsi Sultra

MUNA, TP – Pemerintah Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), terus berkomitmen untuk melindungi dan meningkatkan kualitas para migran. Komitmen tersebut dituangkan dalam program pelatihan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), sebelum mereka berangkat ke luar negeri.

Atas perhatian Pemkab Muna terhadap para buruh migran, mendapat apresiasi terhadap
Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

“Pemda Muna mendapat penghargaan dari P2MI,” ujar Fajaruddin Wunanto Kepala Dinas Nakertrans, Sabtu, (17/04/2021).

Pemda Muna tehadap buruh migran baik melalui pelatihan kerja dan penganggaran pelatihan, Pemda Muna menerima penghargaan dari BP2MI pada hari Kamis, (15/4).

“Di Sultra hanya tiga kabupaten /kota yang mendapat penghargaan dari P2MI yakni Kabupaten Muna, Buton dan Bau bau,” beber Fajaruddin Wunanto.

Kemudian, Pemda Muna tahun 2021 melalui kebijakan Bupati Muna LM Rusman Emba mengelontorkan dan melalui APBD Rp100 juta, untuk pelatihan buruh migran.

“Dana tersebut untuk melatih salah satunya kursus bahasa Jepang bagi tenaga kesehatan,” cetusnya.

Buruh migran di Jepang sangat menjanjikan. Dengan gaji dasar Rp. 20 juta.

“Itu bagi tenaga kesehatan, mereka sudah mahir bahasa Jepang melalui kursus,” katanya.

Reporter: Bensar Sulawesi