Pecat Lima Perangkat Desa, Kades Bangunsari Disebut Tak Paham Regulasi

waktu baca 2 menit
Surat PMD Muna pengaktifan kembali perangkat Desa - Surat Pemberhentian Kades

MUNA, TRIASPOLITIKA.ID – Kepala Desa (Kades) Bangunsari, Munawar, mendapat kritikan pedas usai memecat lima orang perangkat desanya.

Akibat ulahnya itu, tak tanggung-tanggung Munawar bahkan disebut sebagai orang yang tidak memahami regulasi terkait pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

Herwan misalnya, seorang Kepala Dusun I di Desa Bangunsari, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, yang juga ikut mengkritik kebijakan Munawar. Kata Herman, keputusan yang diambil kepala desanya tidak sesuai regulasi.

Menurut Herman, pemberhentian perangkat desa harus memenuhi syarat. Diantaranya, perangkat desa diberhentikan jika usianya genap 60 tahun.

Selain itu, aparat tersebut tersandung hukum yang menyebabkan dia terpidana. Kemudian berhalangan tetap, serta tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai perangkat desa.

“Kami tidak tahu apa kesalahan kami. Sebab, dalam surat pemberhentian juga tidak dijelaskan. Kepala desa selaku pihak yang berwenang mengangkat dan memberhentikan perangkat juga berkewajiban bertindak sesuai mekanisme,” ujar Herman pada Triaspolitika.id, Selasa, (15/02/2022).

Herman harus geleng-geleng kepala saat melihat surat pemberhentiannya. Surat pemberhentian ia terima pada 2 Januari 2022, sedangkan pemberhentian mereka tertulis tanggal 1 Juli 2021.

“Pada tanggal 1 Desember 2021 lalu, saya bersama perangkat desa lainnya, masih bekerja sama dengan kepala desa. Kala itu terkait kegiatan sosialisasi vaksin dan pencapaian target vaksinasi,” ujar Herman.

Lanjut Herman, sedangkan surat pemberhentian yang dikeluarkan oleh kepala desa tertanggal 1 Juli 2021. ”Artinya, kami sudah lebih dulu dinonaktifkan oleh kepala desa dibanding kerjasama kami dalam sosialisai vaksinasi,” katanya.

Tidak hanya Herman, kritik pedas juga dilontarkan oleh Kepala Dusun II Desa Bangunsari Mu’min. Kata MU’min, berdasarkan surat yang dikeluarkan DPMD Muna Nomor: 140/80/DPMD/2022 aparat desa nonaktif, kembali diaktifkan.

“Surat tersebut ditujukan kepada Kades Bangunsari. Namun kepala desa bahkan tidak menerima. Semestinya, ia menyikapi dan mengaktifkan kembali perangkat desa seperti dalam surat itu,” ujarnya.

Mu’min juga menyoal, terkait gaji mereka yang saat ini belum dibayarkan, yaitu pada triwulan ketiga dan empat, atau sejak bulan Juli hingga Desember 2021. Mu’min berharap keluhan mereka segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

Untuk diketahui, nama perangkat desa Bangun Sari yang diberhentikan oleh kepala Desa Bangunsari yaitu, Kaur Umum Sri Susanti SP, Kasi Pemerintahan Eko Prasetyo, Kasi Pelayanan dan Kesejahteraan Kaswin, Kepala Dusun I Herwan, dan Kepala Dusun II Mu’min.

Reporter: Bensar Sulawesi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!