Panen Raya Jagung Serentak, Koltim Mantapkan Langkah Menuju Lumbung Pangan Sultra

waktu baca 3 menit
Panen Raya Jagung Serentak, Koltim Mantapkan Langkah Menuju Lumbung Pangan Sultra

KOLTIM, TRIASPOLITIKA.ID – Jajaran Polres Kolaka Timur (Koltim) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Koltim menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025, di Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, Sabtu (27/9/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional untuk mendukung swasembada pangan sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Acara berlangsung meriah dan dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko SIK MH, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, Kajati Sultra Dr. Abd Qohar AF SH MH, Danrem 143 Haluoleo Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka SPd MPd, serta jajaran Forkopimda Provinsi Sultra dan Koltim, para kepala OPD, camat, kepala desa, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi atas capaian panen raya yang dinilainya sangat membanggakan.
“Hari ini kita melaksanakan panen raya jagung serentak kuartal III bersama Polda Sultra dan Polres Koltim. Hasilnya luar biasa bagus,” ujarnya.

Ia menyebutkan, luas lahan jagung yang dikelola di seluruh kabupaten untuk mendukung swasembada pangan tahun 2025 mencapai 19 ribu hektare. “Kita berharap program ini terus berlanjut sehingga panen pada kuartal berikutnya bisa lebih baik lagi,” tambahnya.

Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko menegaskan, panen raya jagung ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi daerah. “Panen ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal, tetapi bagian dari ikhtiar besar menuju swasembada pangan nasional,” katanya.

Sementara itu, Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak, termasuk para petani, yang telah berperan penting dalam peningkatan produksi jagung.
“Panen raya ini bukti nyata bahwa pertanian Kolaka Timur terus berkembang dan berkontribusi bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional,” ujarnya.

Menurut Yosep, pada 2024 luas panen jagung Koltim mencapai 4.778 hektare dengan produksi 21.085 ton, hasil dari pola tanam dua kali setahun. Tahun 2025, Pemkab Koltim bersama Polres menyalurkan bantuan benih jagung untuk 477 hektare lahan dengan total 7.155 kilogram benih di Kecamatan Lambandia, Poli-Polia, dan Dangia.

Selain itu, program dua hektare per desa juga digalakkan di 117 desa, masing-masing satu hektare untuk jagung pakan dan satu hektare untuk jagung manis. Hingga kini, 73 desa telah menanam di lahan seluas 104,2 hektare.

Meski produksi meningkat, Yosep mengakui masih ada tantangan dalam keterbatasan alat dan mesin pertanian, serta daya tampung gudang Bulog yang belum memadai. Harga jagung pipilan kering saat ini berkisar Rp5.500–Rp6.400 per kilogram.
“Kami terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, kelompok tani, dan penyuluh agar produktivitas dan kualitas jagung terus meningkat,” tegasnya.

Panen raya yang dilaksanakan di lahan milik Abdul Latif seluas 0,5 hektare di Desa Matabondu ini menjadi momentum penting memperkuat semangat petani Koltim menuju kemandirian pangan.

Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen menjadikan Koltim sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sultra yang berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Editor: Dekri