oleh

Meninggal Berstatus Reaktif, Warga di Koltim Dimakamkan dengan Protokol COVID-19

KOLAKA, TP – NR (55) warga asal Kecamatan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara yang dirujuk ke RS Benyamin Guluh Kolaka meninggal dunia pada Selasa (20/10/2020) dini hari.

Sebelumnya, pasien tersebut masuk ke RS Benyamin Guluh dengan penyakit yang diderita asmah dan beberapa penyakit bawaan lainnya.

Usai menjalani perawatan medis selama beberapa hari, pasien tersebut kemudian menjalani rafid test. Pihak dokter kemudian menyampaikan keluarga untuk dilakukan perawatan intensif di ruang isolasi sebab, dari hasil rafid test, ibu paruh baya itu dinyatakan reaktif.

Pihak keluarga kemudian berencana untuk mengeluarkan secara paksa pasien tersebut dengan alasan untuk dilakukan perawatan di rumah saja.

“Dokter perbolehkan saya bawa pulang. Tapi dia sarankan untuk dirawat saja di ruang isolasi, sembari menunggu hasil swab nya keluar,” kata Jamal anak kandung NR pada triaspolitika.id Selasa, (20/10/2020) di RS Benyamin Guluh Kolaka.

Hasil kesepakatan keluarga, NR akhirnya dirawat di ruang isolasi RS Benyamin Guluh Kolaka. Sembari menunggu hasil swab keluar.

Namun, sang khalik berkehendak lain. NR justru menghembuskan nafas pada Senin (19/10/20) malam.

Keluarga pun berbondong-bondong mengunjungi RS Benyamin Guluh Kolaka untuk menjemput jenazah pasien tersebut.

Sayangnya, pihak RS Benyamin Guluh Kolaka tidak mengizinkan keluarga untuk menjemput secara paksa pasien yang hasil rafid test -nya reaktif.

Keluarga pun akhirnya bersikukuh dengan petugas medis di RS. “Dokter minta pasien untuk di dipulangkan sesuai protokol COVID-19. Kami tidak mau, sebab waktu masih hidup orang tua, kami mau jemput, dokter izinkan. Kok sekarang tidak boleh,” kata Jamal.

Keluarga pasien pun berdebat dengan dokter di Rumah sakit tersebut. Beruntung, Kapolres Kolaka AKBP Saiful Mustofa segera datang menemui keduanya.

“Kami meminta keluarga pasien untuk memahami situasi yang ada. Alhamdulillah keluarga pasien mau untuk memahaminya,” kata AKBP Saiful Mustofa, Kapolres Kolaka.

Keluarga pasien akhirnya sepakat jenazah almarhumah dipulangkan serta dimakamkan secara COVID-19.

Reporter: Dekri

Komentar

BERITA PILIHAN