Launching MBG di Samaturu: 1.091 Porsi Makan Bergizi Gratis Mengalir ke Siswa, Investasi Masa Depan Kolaka

waktu baca 2 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) resmi diluncurkan di Desa Tamboli, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa (20/1/2026).

Program yang diinisiasi Badan Gizi Nasional ini menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan kualitas gizi anak usia sekolah di daerah tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Camat Samaturu, Sudirman Yunis, menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program pembagian makanan, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kolaka.

“Program ini bukan hanya tentang menyediakan makanan bergizi, tetapi merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Ini investasi strategis bagi masa depan daerah,” ujarnya dalam sambutan peluncuran.

Kepala SPPG Samaturu, Andi Chusnul Hidayat, menjelaskan bahwa satuan pelayanan gizi akan memastikan distribusi makanan berjalan tepat sasaran, higienis, dan memenuhi standar gizi yang ditetapkan.

Pada tahap awal, program ini telah menyalurkan sebanyak 1.091 porsi makanan bergizi kepada peserta didik tingkat taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD).

Sejumlah pemangku kepentingan turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Kasi BPMD Kecamatan Samaturu H. Jufri, Lurah Tosiba Hj. Jumarni, Danpos Samaturu Pelda Buyung N, Babinsa Wowa Tamboli Sertu Takbir, Koordinator Balai KB A. Sarifuddin, serta sekitar 20 guru dari berbagai sekolah penerima manfaat.

Adapun sekolah yang menjadi sasaran awal program MBG ini meliputi TK Musdalifa, TK Negeri Pembina, TK Budi Mulia, TK Uswatul Khasanah, TK Azzahra, SDN 1 Tamboli, SDN 1 Tosiba, SDN 1 Lambo Lemo, SDN 1 Ulaweng, dan SDN 1 Awa.

Para guru menyambut positif kehadiran program tersebut karena dinilai mampu membantu pemenuhan gizi peserta didik sekaligus mendukung konsentrasi belajar di sekolah.

Pemerintah kecamatan berharap program MBG dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah Samaturu, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan luas oleh masyarakat.

  • Reporter: A. Jamal