Konawe Gelar Asesmen Tata Kelola Investasi Publik di Konawe
TRIASPOLITIKA.ID : KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe menggelar Asesmen Pembangunan dan Tata Kelola Investasi Publik melalui program City Development Program – Project Management Capacity Development (CDP–PMCD NUDP), pada Kamis 25/09/2025.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si yang di hadiri Asisten II Setda, Inspektorat, Bappeda, BKAD, BKPSDM, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas PU-TR, Dinas Perumahan Rakyat, Bapenda, Dinas Perhubungan, BPBD, Diskominfo, hingga konsultan Capital Investment Planning.
Perwakilan Direktorat PEIPD Ditjen Bina Bangda Kemendagri menegaskan bahwa asesmen kali ini merupakan tindak lanjut dari penilaian mandiri yang sebelumnya dilakukan Pemkab Konawe dalam kerangka National Urban Development Project (NUDP).
Wakil Bupati dalam arahannya menyampaikan bahwa asesmen ini menjadi pijakan penting untuk menilai sejauh mana efektivitas kelembagaan daerah dalam mengelola investasi publik. Selain itu, ia menekankan perlunya perencanaan pembangunan yang lebih terpadu, transparan, dan akuntabel.
“Kegiatan ini harus menghasilkan rekomendasi nyata agar pengelolaan keuangan daerah semakin kuat. Kita tidak bisa terus bergantung penuh pada APBD, tetapi perlu mencari alternatif pendanaan yang kreatif dan terukur,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan kapasitas fiskal dan kolaborasi antarlembaga merupakan kunci agar pembiayaan pembangunan dapat menopang program prioritas, mulai dari infrastruktur, layanan publik, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Syamsul Ibrahim juga menyinggung empat komponen utama dalam program Urban Development and Transformation (UDT), yaitu penguatan kelembagaan perkotaan, perencanaan pembangunan terpadu, peningkatan kapasitas keuangan daerah, serta dukungan pelaksanaan proyek. Untuk Kabupaten Konawe, fokus diarahkan pada optimalisasi pengelolaan keuangan agar pada 2026 tidak lagi terjadi pola kerja sektoral yang berjalan sendiri-sendiri.
“Ke depan, setiap perangkat daerah harus bersinergi menyusun program yang jelas, terukur, dan sejalan dengan visi Bupati Konawe. Dengan begitu, pembangunan bisa lebih terarah serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.







