Kantor Pertanahan Mubar Evaluasi Strakom PESO, Optimalisasi Layanan Publik
MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat menggelar evaluasi terhadap implementasi strategi komunikasi (strakom) model PESO (Paid, Earned, Shared, dan Owned Media), sebagai pendekatan komunikasi publik terpadu yang telah diamanatkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat, Edison, menjelaskan bahwa implementasi model PESO menjadi salah satu indikator penilaian dalam indeks strakom bulanan, dengan skala nilai tertinggi mencapai angka 4.
Pada tahun 2025, kantornya berhasil meraih nilai strakom tertinggi dan menempati peringkat pertama di lingkup Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Kami harap capaian ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Edison.
Edison merinci secara rinci pelaksanaan masing-masing komponen PESO. Untuk bagian Paid media, dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai media massa untuk mengamplifikasi pesan serta informasi terkait program dan kebijakan Kementerian ATR/BPN.
Sementara Earned media bersumber dari pemberitaan siaran pers yang diproduksi secara mandiri oleh tim komunikasi kantor.
Pada tahun 2026, BPN Muna Barat telah menjalin kerja sama dengan enam media lokal untuk menyampaikan informasi kebijakan, program, dan layanan pertanahan secara merata kepada masyarakat di seluruh Kabupaten Muna Barat.
Untuk komponen Shared dan Owned media, Edison menekankan pentingnya pengelolaan media sosial yang berorientasi pada kebutuhan publik.
“Konten harus menjawab pertanyaan masyarakat soal syarat, waktu, biaya, dan output layanan pertanahan,” pesannya kepada jajaran yang hadir dalam kegiatan evaluasi.
Di akhir paparannya, Edison menegaskan ketersediaan berbagai kanal pengaduan resmi yang terintegrasi hingga ke pusat, antara lain melalui SP4N-LAPOR!, hotline WhatsApp, loket persuratan, email resmi, layanan tatap muka, serta akun media sosial resmi kantor.
“Kami harap masyarakat memanfaatkannya secara luas,” pungkasnya.
- Reporter : Farid







