Kadis Kominfo Koltim Bantu Siswa Berprestasi yang Wakili Daerah di Ajang Nasional

waktu baca 3 menit
Kadis Kominfo Koltim Bantu Siswa Berprestasi yang Wakili Daerah di Ajang Nasional

KOLTIM, TRIASPOLITIKA.ID – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), I Nyoman Abdi, S.Pd., M.Pd., menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan dengan mengunjungi rumah Ujang Sukarsa, orang tua Sumiarsih, siswi SMP Negeri 2 Ladongi yang akan mewakili Koltim pada ajang Bakat dan Talenta Indonesia (BTI) di Banda Aceh. Kunjungan berlangsung pada Jumat pagi (7/11/2025) di Kelurahan Welala, Kecamatan Ladongi.

Kunjungan tersebut dilakukan secara spontan setelah Kadis Kominfo membaca pemberitaan pada Kamis malam (6/11/2025) mengenai kondisi Sumiarsih yang akan berangkat tanpa koper dan belum pernah mendapatkan beasiswa.

“Saya terharu, katanya biar koper minjam-minjam. Ya sudah, nanti saya belikan koper satu,” ujar I Nyoman Abdi sesaat setelah tiba di rumah keluarga Sumiarsih.

Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan koper baru dan sejumlah uang saku untuk mendukung keberangkatan Sumiarsih ke Banda Aceh. Bantuan tersebut diberikan atas inisiatif pribadi, bukan menggunakan dana kedinasan.

Menurut I Nyoman Abdi, langkah kecil seperti ini merupakan bentuk dukungan moral bagi pelajar berprestasi di Kolaka Timur.
“Harus disupport, minimal pemerintah hadir. Anak-anak mau berangkat, berarti mereka membawa nama daerah,” ujarnya.

Dalam perbincangan dengan pihak sekolah, Kadis Kominfo juga mengungkapkan bahwa dirinya merupakan alumni SMP Negeri 2 Ladongi, sekolah yang kini diwakili oleh Sumiarsih.
“Saya bisa seperti ini sekarang karena SMP Raraa — SMP Negeri 2 Ladongi sekarang. Saya alumni situ,” ungkapnya penuh nostalgia.

Pernyataan itu disambut hangat oleh Rosmala, S.Pd., guru pembimbing yang turut mendampingi Sumiarsih dalam ajang BTI. “Dan saya bisa seperti ini gara-gara dia,” ujarnya sambil menunjuk I Nyoman Abdi, disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Rosmala menambahkan, tahun ini ia juga akan mengikuti pelatihan pendampingan guru BTI di Bandung, sementara Sumiarsih akan berkompetisi di bidang IPA dan Matematika di Banda Aceh.

Dalam suasana akrab itu, I Nyoman Abdi sempat mengenang perjalanan kariernya di dunia pendidikan.
“Saya dulu guru. Saya sempat mengajar sampai di Rusia, di Moskow. Saya juga pernah mengajar di Jerman, dua sekolah juga di Finlandia. Tapi dasar orang tua saya dari petani, Bu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap pendidikan merupakan tanggung jawab moral semua pihak.
“Bukan soal besar kecil bantuannya, tapi tentang kepeduliannya. Ketika kita support anak-anak berprestasi, semangat mereka tumbuh. Mudah-mudahan nanti Sumiarsih sukses,” tambahnya.

Sebelum berpamitan, Kadis Kominfo berpesan agar Sumiarsih terus berjuang dan tidak berhenti berprestasi.
“Teruslah belajar, jangan berhenti di sini. Siapa tahu nanti bisa mengubah nasib keluarga. Rezeki anak-anak itu tidak bisa ditebak, tinggal orang tua dan guru yang harus selalu mendukung,” pesannya.

Ia kembali menegaskan bahwa langkahnya ini murni bentuk kepedulian pribadi, bukan kegiatan resmi pemerintah.
“Saya tidak bisa mengatasnamakan pemerintah daerah, tapi saya peduli. Saya tidak memberi banyak, tapi paling tidak hari ini keluhannya terjawab,” tutupnya.

Sumiarsih dijadwalkan berangkat ke Banda Aceh pada Minggu pagi (9/11/2025), sementara Rosmala, S.Pd., akan menuju Bandung untuk mengikuti pelatihan guru BTI. Keduanya menjadi satu-satunya perwakilan Kabupaten Kolaka Timur dalam ajang nasional tersebut.

  • Editor: Dekri