Jumarding Sosialisasi Perda Perlindungan dan Permberdayaan Petani

waktu baca 2 menit

Kolaka Utara, Triaspoltika.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumardin, S.E menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 14 tahun 2016 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani, Rabu (8/5/2024).

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri anggota DPRD Kolut, Firdaus Karim fraksi dari partai Demokrat, Perwakilan dari dinas ketahanan pangan dan holtikultura Kolut, kepala Desa Tojabi serta unsur dari masyarakat.

Jumarding dalam pemaparannya mengatakan, sosialisasi Perda ini merupakan produk hukum dari DPRD Provinsi yang bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada petani dalam hal penggunaan pupuk dan obat tanaman.

“Makanya sekarang ada yang namanya Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KPPP),” ujar Jumarding.

Menurut Jumarding, pemerintah berkewajiban untuk hadir memberikan perlindungan kepada petani dengan memberikan payung hukum yang jelas agar para petani dalam membeli pupuk atau obat tanaman dari pedagang sesuai dengan kebutuhan para petani.

“Terkadang banyak petani yang membeli pupuk kepada para pedagang namun pupuk yang dibeli itu tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman,” katanya.

Selain itu lanjut Jumarding, pemberdayaan juga merupakan salah satu poin utama dalam mensejaterahkan petani. Menurut Jumarding pemerintah harus lebih berperang aktif dalam hal pemberdayaan petani.

“Salah satu contoh pengadaan bibit. Seharusnya para petani lokal lebih diberdayakan ketimbang mengambil pengadaan bibit dari luar. Petani Kolut ini cerdas bertani,” kata Jumarding

Untuk itu, politisi partai Demokrat ini berharap dengan adanya sosialisasi ini para petani dapat mengetahui apa saja kewajiban dan hak petani kepada pemerintah.

Reporter : Fyan

error: Content is protected !!