Izin PT ABB Diduga Cacat, Massa Geram, DPRD Kolut Bakal Bentuk Pansus

waktu baca 2 menit

KOLUT, TRIADPOLITIKA.ID – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Simpul Gerakan Pemuda (SGP) Kolaka Utara (Kolut) melakukan aksi demonstrasi di Polres Kolut dan DPRD Kolut, Senin (24/11/2025).

Massa aksi menuntut agar perusahaan tambang PT Anugerah Bukit Besar (ABB) tidak melakukan aktivitas pertambangan di Kolaka Utara.

Koordinator aksi Haeruddin dalam orasinya menyampaikan menolak keberadaan PT ABB di Kolut. Sebab menurutnya, IUP PT ABB tidak pernah diterbitkan oleh Pemerintah Kolut di tahun 2009 hingga 2015. Bahkan berdasarkan data dan rekam administrasi daerah, perusahaan tersebut tidak pernah tercatat, tiba-tiba muncul dan sah tercatat.

“Dokumen serta proses penerbitan IUP PT ABB diduga kuat bermasalah, namun ironisnya justru perusahaan tersebut tayang di aplikasi modi minerba,” tegas Haeruddin.

Menurut Haeruddin, kemunculan 3 IUP PT ABB dengan luasan yang berbeda di sistem Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian ESDM dengan status Operasi Produksi (OP) menjadi pertanyaan besar.

Berikut nomor Surat Keputusan (SK) 3 IUP PT. ABB :

1. No. 540/126 Tahun 2014 : Luas 2.473 Ha, berlaku 15 Mei 2014 – 15 Mei 2029.

2. No. 540/119 Tahun 2014 : Luas 501 Ha, berlaku 10 Maret 2014–10 Maret 2029.

3. No. 540/128 Tahun 2014 : Luas 1.008 Ha, berlaku 16 Juli 2014–16 Juli 2029.

“Kami tegaskan, bahwa Pemda Kolut tidak perna menerbitkan IUP PT ABB di tahun 2009 hingga 2015,” beber Haeruddin.

Untuk itu, Haeruddin meminta kepada pihak penegak hukum memanggil dan memeriksa PT ABB serta pihak-pihak terkait yang turut membantu penerbitan database MODI PT ABB.

“Kami memberikan waktu 14 hari untuk ditindak lanjuti. Kalau tidak, kami akan kembali melakukan aksi demonstrasi,”

Kasat Reskrim Polres Kolut, AKP Fernando Oktober, S.Trk, S.I.K., yang menemui massa aksi mengatakan, pihaknya akan melakukan investigasi terkait hal tersebut.

“Kami akan memanggil dan memeriksa pihak yang terkait dalam penerbitan IUP PT ABB. Selain itu, kami juga akan segera melakukan penyelidikan terkait kemunculan 3 IUP PT ABB di Kolut,” ujar Fernando Oktober.

Sementara itu, anggota DPRD Kolut, Buhari saat menerima massa aksi menyampaikan akan menindak lanjuti aspirasi para massa aksi.

Buhari berjanji akan melakukan investigasi dan pansus terkait penerbitan IUP PT ABB yang diduga cacat.

“Setelah RDP, kami akan memanggil pihak-pihak terkait untuk memperkuat data-data yang dibutuhkan, termasuk meminta surat dari Pemda Kolut bahwa PT ABB sama sekali tidak pernah terdaftar secara administrasi dalam buku besar pertambangan di Kolut tahun 2009 sampai 2015,” ungkap Buhari dalam RDP.

  • Reporter: Fyan