Izin Belum Jelas, JAMAN Morowali Minta PT KDI Tidak Berulah

waktu baca 2 menit
Ketua JAMAN Morowali Ikhsan Arisandhy

KENDARI, TRIASPOLITIKA.ID – JAMAN Morowali meminta PT Kelompok Delapan Mineral (KDI) untuk tidak berulah, sebab izin perusahaan tersebut belum jelas adanya.

Ketua JAMAN Morowali Ikhsan Arisandhy menuturkan, berdasarkan hasil penelusuran Tim yang dibentuk oleh Pemerintah daerah Morowali, ditemukan alat berat milik PT KDI sedang melakukan kegiatan penimbunan pembangunan jetty di Desa Matarape, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali.

Kata Ikhsan, lokasi tersebut merupakan lokasi bermasalah yang saat ini di klaim oleh PT Tiran. Seharusnya, PT KDI belajar dari persoalan tersebut.

Menurutnya, para pemilik perusahaan saat ini terlalu menganggap remeh pemerintah daerah, hanya karena memiliki kekuatan finansial.

”Mungkin mereka menganggap bahwa dengan kekuatan finansial dan backingan yang mereka miliki, mereka bisa melakukan apa saja,” ujar Ikhsan.

Pemda sudah cukup memberi ruang untuk siapa saja yang beritikad baik. ”Silahkan jalani prosedur yang ada. Jangan seolah-olah urusan legalitas ini di nomor sekiankan, yang penting jalan dulu,” kata Ikhsan.

Kata dia, pihaknya tidak akan tinggal diam jika PT KDI berulah seperti yang dilakukan oleh PT Tiran saat ini.

”Jangan sampai mereka mengira urusan PT Tiran sudah selesai, sehingga PT KDI juga melakukan hal yang sama. Jangan berulah, kami tidak akan tinggal diam. Masalah ini belum selesai,” tegasnya.

Ikhsan juga mensinyalir ada oknum-oknum yang memberikan jaminan kepada perusahaan-perusahaan tersebut, sehingga berani melakukan kegiatan meskipun izin belum lengkap.

“Saya menduga ada oknum-oknum semacam itu. Entah itu dari kalangan birokrasi pemerintahan pusat atau daerah, atau individu-individu yang merasa memiliki koneksi dengan pejabat-pejabat yang berwenang,” terangnya.

”Karena saya tidak percaya kalau para pengusaha ini berani berbuat demikian tanpa backingan atau jaminan semacam ini,” sambungnya.

Ia juga meminta pemerintah Morowali untuk tetap tegas bertindak kepada siapa saja. “Jangan dibiarkan beraktivitas, jika izinnya belum lengkap. Karena itu sama saja kita membiarkan kegiatan-kegiatan ilegal merajalela di daerah ini,” ujar dia.

Sebagai bagian dari komponen masyarakat Morowali, kata dia, pihaknya akan mendukung setiap tindakan tegas dari Pemda terkait masalah tersebut.

Reporter: Ahmad

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!