Ingin Perubahan, Tokoh Pemuda Muna Siap Menangkan Ruksamin – Safety Kahar

waktu baca 2 menit
La Ode Agus Bonte

MUNA, TRIASPOLITIKA.ID – Dukungan terhadap pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), nomor urut 1, Ruksamin-Sjafei Kahar terus mengalir hingga saat ini.

Tokoh pemuda asal Kabupaten Muna, La Ode Agus Bonte mengajak seluruh elemen masyarakat di Sultra untuk bersatu serta kompak memilih Ruksamin-Sjafei dalam kontestasi politik Pilgub yang akan digelar 27 November 2024 nanti.

“Kami inginkan perubahan, karena rekam jejak Ruksamin yang merupakan seorang bupati dua periode di Konawe Utara telah terbukti,” ujarnya Selasa (29/10/2024).

Agus Bonte juga merupakan ketua kerukunan Wuna Barakati (KWB) Morosi, Menurutnya, lima program Ruksamin-Sjafei merupakan langkah konkret untuk mengatasi kesenjangan pembangunan Sultra yang menjadi perhatian utama masyarakat.

“Diantaranya rogram beasiswa gratis, semua mahasiswa se- Sultra akan dibiayai atau gratis uang kuliah tunggal sudah dilaksanakan di Konawe Utara selama dua periode,” ujar dia.

Ruksamin-Sjafei, dinilai memiliki kapasitas yang mumpuni untuk memimpin bumi anoa. Rekam jejaknya yang sudah terbukti membuat banyak pihak optimis bahwa ia akan memenangkan Pilkada serentak 2024.

Dengan program-program yang jelas dan relevan, Ruksamin dipandang sebagai sosok yang mampu membawa keberlanjutan pembangunan nyata bagi Sultra.

Besarnya dukungan masyarakat Sultra terhadap Ruksamin-Sjafei tidak hanya didasari oleh janji politik, tetapi juga dari bukti nyata pengabdiannya. Menurutnya, hanya Ruksamin-Sjafei yang memiliki kapasitas dan komitmen untuk membawa Sultra lebih maju.

“Saya yakin Pak Ruksamin adalah sosok yang mampu mengangkat martabat seluruh rakyat Sultra,” cetusnya.

Beberapa program yang diusulkan antara lain: Beasiswa gratis untuk seluruh mahasiswa di Sultra.

Satu laptop untuk setiap guru.

Peningkatan relevansi pendidikan vokasi sesuai kebutuhan dunia kerja

Terwujudnya sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Peningkatan pembangunan ekonomi menuju kemandirian daerah.

Pembangunan infrastruktur melalui peningkatan konektivitas wilayah.

Terwujudnya masyarakat yang religius dan berbudaya dan menghadirkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan inovatif.

Reporter: Bensar Sulawesi