Guru Ngaji dan Pendidikan Anti Korupsi di Mubar Bakal dapat Insentif dari Pemkab

waktu baca 2 menit
Kabag Kesra Pemkab Mubar, La Karimu (istimewa)

MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menyiapkan uang insentif sebesar Rp774 juta untuk guru mengaji dan pendidikan anti korupsi yang bertugas di 86 Desa/Kelurahan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Mubar, La Karimu. Ia menuturkan, Insentif tersebut akan diberikan kepada para guru mengaji yang memiliki tugas tambahan memberikan materi pencegahan anti korupsi.

“Per Desa/Kelurahan hanya ada dua orang gurunya, jadi guru mengaji dan pendidikan anti korupsi,” tuturnya, Senin (4/4/2023).

La Karimu menambahkan, bahwa pemberian insentif para guru ini sangat perlu disiapkan. Karena untuk guru mengaji ditingkat Desa insentifnya diberikan oleh masing-masing desa yang bersumber dari Dana Desa (DD) sedangkan guru yang tidak di biayai dari DD atau guru sukarelawan ini nantinya akan menjadi prioritas Pemkab.

“Anggaranya iti sudah ada, nanti yang akan menjadi prioritas untuk mendapakan insentif dari Pemkab itu adalah guru yang tidak dibiayai dari DD,” katanya.

Ia melanjutkan Bahwa, saat ini pihaknya masih sementara melakukan proses pendataan dan validasi guna mengetahui jumlah guru mengaji pada setiap desanya, selanjutnya akan ditetapkan kemudian dibuatkan SK oleh Pemkab Mubar.

La Karimu menambahkan program pemberian insentif kepada guru mengaji dan pendidikan anti korupsi ini merupakan program Pj. Bupati, Dr. Bahri.

“Program ini merupakan yang pertama kali di Mubar. Kalangan guru tersebut nantinya akan mulai bertugas pada triwulan kedua tahun 2023 ini.” Pungkasnya.

Reporter: Dedi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!