Gencarkan Kewirausahaan Sosial, MAXY Academy Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan

waktu baca 2 menit
P2MW LLDIKTI Wilayah II Bersama Maxy Academy

BANDAR LAMPUNG, TRIASPOLITIKA.ID – Jumlah wirausaha di Indonesia masih tergolong rendah, yakni sekitar 3,5 persen dari total populasi. Angka ini masih jauh dari ambang batas ideal sebesar 5 persen yang dinilai diperlukan untuk menciptakan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing tinggi.

Guna menjawab tantangan tersebut, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Penguatan Pembelajaran & Kemahasiswaan melalui Pendampingan Penyusunan Proposal Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW)”, yang turut menghadirkan MAXY Academy sebagai salah satu pembicara utama.

Dalam agenda tersebut, Isaac Munandar selaku CEO & Co-Founder MAXY Academy, membagikan perjalanan dalam membangun MAXY Academy sekaligus mengulas bagaimana pendekatan kewirausahaan sosial dapat menjadi solusi nyata bagi mahasiswa dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan mereka.

“P2MW ini bukan hanya tentang proposal bisnis, tapi tentang menanamkan pola pikir untuk menciptakan dampak. Kita tidak sedang membentuk pebisnis biasa, tapi changemaker muda yang bisa membangun solusi berkelanjutan,” ujar Isaac di hadapan peserta dari lebih dari 25 perguruan tinggi se-Sumatera bagian Selatan.

Isaac menegaskan bahwa mahasiswa perlu dibekali dengan pola pikir kewirausahaan dan didukung oleh ekosistem yang memungkinkan mereka untuk bertumbuh sebagai pelaku perubahan. Menurutnya, kewirausahaan sosial bukan sekadar jalur karier, melainkan instrumen untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, MAXY Academy juga memperkenalkan pendekatan terapan yang telah mereka kembangkan bersama mitra strategis seperti TBN Indonesia dan TBN Alliance. Kolaborasi ini bertujuan membina mahasiswa dan calon sociopreneur dalam merancang bisnis yang berbasis pada misi sosial.

Melalui sesi pendampingan ini, peserta didorong untuk melihat kewirausahaan dari perspektif yang lebih luas—bukan hanya untuk mencari keuntungan, melainkan sebagai alat untuk menyelesaikan masalah nyata di masyarakat.

Dengan dukungan yang tepat, program P2MW diharapkan dapat menjadi katalisator penting bagi tumbuhnya gerakan kewirausahaan sosial di kalangan mahasiswa. Langkah ini juga dinilai strategis dalam membentuk generasi pengusaha muda yang adaptif, visioner, dan mampu menjawab tantangan zaman.


Tentang MAXY Academy

MAXY Academy merupakan program pengembangan bakat yang berfokus pada pelatihan digital untuk mengakselerasi keterampilan di bidang pemasaran, teknologi, dan desain. Lembaga ini berkomitmen untuk memberdayakan generasi muda Indonesia melalui pelatihan praktis dan strategis yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan pelatihan yang ditawarkan, kunjungi situs resmi MAXY Academy di https://maxy.academy.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES