Dugaan Korupsi Bawaslu Muna, Kejari Periksa Enam saksi

waktu baca 1 menit

MUNA, TRIAPOLITIKA.ID – Kejaksaan negeri (Kejari) Kabupaten Muna memerika enam orang saksi terkait kasus dugaan korupsi di Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Pemeriksaan enam orang saksi termaksud Sekretaris Bawaslu Muna sudah dilakukan sejak bulan Februari lalu. Berkaitan dengan kasus dugaan korupsi Pilkada Muna tahun 2020 senilai Rp1 milyar.

Kajari Muna, Agustinus Baka Tandililing melalui Kasi Intel Fery Febrianto menerangkan, pemeriksaan saksi berkat aduan yang diterima lembaga Adhyaksa dari Bawaslu Provinsi Sultra.

“Terkait kasus tersebut kami melakukan pemeriksaan kepada lima orang saksi sejak bulan Februari lalu. Termasud sekertaris Bawaslu Muna,” ungkap Fery di kantor Kejari Muna pada Selasa, (14/3/2023).

Kata dia, berdasarkan laporan yang ia terima, kasus dugaan korupsi tersebut terkait dana pengawasan Pilkada Muna 2020 senilai Rp 1miliar.

“Kami juga masih menunggu keterangan dari ahli,” jelasnya.

Kendati demikian, Fery belum membeberkan terkait hasil pemeriksaan enam orang saksi yang sudah memberikan keterangan pada penyidik.

Ia berjanji penyelidikan kasus tersebut akan terus dilakukan secara transparan ke publik.

“Hasil pemeriksaan kami belum bisa ungkapan semua. Jika kasus tersebut sudah naik ke tingkat penyidikan, pasti kami akan keluarkan rilisnya,” katanya.

Untuk diketahui, anggaran Pilkada 2020 Bawaslu Muna berdasarkan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) Pemda Muna sebesar Rp14 miliar lebih.

Reporter: Bensar Sulawesi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!