Dua Temuan Mayat, Ketua BEM FKIP Unidayan Minta Kapolres Jaga Kenyamanan Warga Baubau
BAUBAU, TRIASPOLITIKA.ID – Desember berdarah, Inna Lillahi Wainna Ilahi Roji’un, itulah kalimat pilu yang dilontarkan oleh seorang Ketua BEM FKIP Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN), Gery Puji Prastyo.
Hal ini kata dia, nahasnya di hari yang sama dengan waktu yang berbeda dua penemuan mayat di tempat yang berbeda ini kian menghebohkan warga di Kota Baubau.
Ia menjelaskan, korban pertama adalah berjenis kelamin laki-laki inisial JW yang masih berstatus mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Ekonomi di FKIP UNIDAYAN yang kondisinya saat ditemukan tak lagi bernyawa diduga akibat dari penganiayaan berat tertanggal 28 Desember 2021.
Kemudian kata dia lagi, korban kedua berjenis kelamin perempuan yang ditemukan dalam kamar disalah satu Kos-kosan di Kota Baubau dengan kondisi sudah tidak bernyawa.
“Ini menambah panjang catatan kasus kriminal di Kota Baubau,” tutur dia.
Lanjut dia, tentu pihak keamanan dalam hal ini pihak kepolisian berperan penting atas terjadinya kasus-kasus kriminal seperti ini. Menurut Gery, tolak ukur keberhasilan pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Baubau adalah terciptanya rasa aman di kalangan masyarakat, bukan seberapa cepat di tangkapnya pelaku.
“Imbas dari kejadian ini sendiri membuat masyarakat kota Baubau merasa tidak aman untuk menjalankan aktifitas sehari-hari apa lagi saat malam hari,” terang Geri, pada Selasa (28/12/2021).
“Apalagi ini sekarang ini kita semua sedang menghadapi momen perayaan Tahun Baru 2022,” imbuhnya.
Gery berharap pihak Kepolisian dapat menciptakan rasa aman kepada masyarakat, seperti mengadakan pos keamanan di titik tertentu yang di anggap rawan terjadi kasus kriminal.
“Sangat perlu pihak Kepolisian turun ke masyarakat memberikan edukasi langsung. Ini bisa efisien selain bertatapan langsung dengan warga masyarakat sekaligus mengetahui langsung keluhan dari warganya,” pungkasnya.
Reporter: Atul W







