Dua Pria di Kolut Saling Serang, Satu Tewas Kena Badik
KOLUT, TRIASPOLITIKA.ID – Dua pria di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), saling serang. Akibatnya, satu orang diantaranya tewas terkena badik.
Peristiwa tersebut terjadi di Pelabuhan Penyeberangan Tobaku Desa Katoi, Kecamatan Katoi, sekira pukul 15.30 pda Kamis (25/8/2022).
Korban tewas bernisial A (33) warga asal Kelurahan Lasusua, Kecamatan Lasusua. Sementara pelaku penikaman berinisial A (21) asal Desa Akkotengeng, Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Pelaku kini telah ditangkap dan diamankan di Mapolres Kolut. Kasat Reskrim Polres Kolut Husni Abda mengatakan, kasus saling serang tersebut dipicu masalah sepeleh.Peristiwa itu bermula
Peristiwa itu bermula saat pelaku menanyakan harga tiket penyebarangan untuk empat orang kepada pria bernama Karno, namun dijawab oleh korban A dengan nada tinggi.
“Pelaku mempertanyakan berapa harga tiket untuk emapat orang penumpang. Pelaku kemudian meminta agar diberi konpensasi untuk satu penumpang. Korban kemudian datang, lalu menjawab jika urusan tiket bukan urusan pelaku,” jelas Kasat Reskrim Polres Kolut Husni Abda.
Lanjut Husni, pelaku kemudian mengingatkan korban untuk tidak mengucapkan kata- kata tak sopan padanya.
“Pelaku juga menyampaikan pada korban, bahwasanya ia tidak terima perkataan yang dikeluarkan oleh korban,” terangnya.
Korban kata Husni kemudian membalas dengan kata tantangan, yang membuat pelaku geram sehingga menantang balik korban untuk adu jotos.
“Keduanya kemudian cekcok. Korban yang emosi langsung mengambil mobil mainan untuk memukul pelaku,” jelas Kasat Reskrim.
Tidak terima perbuatan korban, pelaku kemudian mengambil sebuah batu, namun ditahan oleh korban.
“Saat saling bertikai, pelaku langsung mencabut badik yang ada dipinggangnya dan menusuk korban tepat pada bagian dada sebelah kiri. Lalu pelaku hendak kembali menikam korban namun ditahan oleh warga,” jelasnya.
Korban yang kritis akibat tikaman pelaku kemudian dirujuk ke rumah sakit Djafar Harun Lasusua. Namun nyawa korban tidak dapat tertolong alias meninggal dunia.
Reporter: Fyan







