Dua Pemancing Hilang di Perairan Pomalaa, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Hari Kedua

waktu baca 2 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian terhadap dua pemancing yang hilang akibat kecelakaan kapal di perairan Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (10/11/2025).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan operasi pencarian telah memasuki hari kedua setelah insiden longboat berpenumpang enam orang dihantam gelombang pada Minggu (9/11/2025).

Dalam kejadian itu, empat orang berhasil selamat sementara dua lainnya masih dalam pencarian.

“Pada pukul 06.00 Wita, Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan membagi dua tim,” kata Amiruddin.

Tim pertama menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk menyisir sekitar lokasi kejadian dengan area pencarian seluas 2,86 mil laut persegi.

Sementara tim kedua menggunakan longboat menelusuri kawasan bakau dari muara Jembatan Kali Merah hingga Magotta Empang dengan area pencarian 2,17 mil laut persegi.

Berdasarkan laporan BMKG, cuaca di lokasi pencarian berawan dengan tinggi gelombang 0,5 hingga 1 meter dan kecepatan angin 10 kilometer per jam dari arah barat.

Identitas korban:

M. Surahman Musrin (23), selamat, warga Kelurahan Dawi-dawi

M. Sabrianto (22), selamat, warga Jalan Merdeka

Aswar (22), selamat, warga Kelurahan Dawi-dawi

Pian, selamat

Alfito, dalam pencarian

Andika, dalam pencarian

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, antara lain Pos SAR Kolaka, Polair Kolaka, KUPP Pomalaa, Polsek Pomalaa, Babinsa Totobo, PMI Kolaka, Emergency Response Group (ERG) PT Antam Pomalaa, serta masyarakat dan keluarga korban.

Sejumlah peralatan turut dikerahkan, termasuk mobil rescue, perahu RIB, longboat, alat deteksi bawah air AquaEye, peralatan selam, serta perlengkapan medis dan evakuasi.

Kronologi kejadian berawal saat enam orang pemancing tengah berada di atas longboat dan tiba-tiba dihantam gelombang tinggi. Empat korban berhasil menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian itu kepada warga sekitar di Jembatan Totobo, sebelum laporan diteruskan ke Pos SAR Kolaka.

“Pencarian masih terus dilakukan. Kami berharap kedua korban segera ditemukan,” ujar Amiruddin.

  • Reporter: A. Jamal