Dituding Tidak Netral, Kades Labunti: Saya Tidak Pernah ikut Kampanye

waktu baca 3 menit
Kades Labunti, Hidayat Tunggal.

MUNA, TRIASPOLITIKA.ID – Kepala desa (Kades) Labunti, Hidayat Tunggal, membantah atas tudingan keberpihakannya kepada salah satu paslon di Pilkada 2024. Menurut Hidayat, dirinya tidak pernah mengikuti kampanye paslon apapun.

Terkait foto yang beredar di media sosial sehingga membuat dirinya dilaporkan ke Bawaslu menurut dia, adalah foto pertemuan yang tidak direncanakan.

Hidayat menyesalkan jika foto tersebut langsung ditindaki dan diproses oleh Bawaslu dan Pjs Bupati tanpa klarifikasi kepadanya.

Padahal, pihaknya tidak pernah mengikuti kampanye paslon RAHMATnya Muna, seperti yang ditudingkan kepadanya.

Kata Hidayat foto yang disebarkan di media sosial facebook merupakan foto ketika dirinya lagi ngobrol bersama masyarakatnya ditugu masjid Labunti, namun saat itu didatangi oleh Calon Wakil Bupati Muna, Purnama Ramadhan ketika pulang dari Kampanye di Kecamatan Napabalano pada tanggal 5 Oktober 2024 yang lalu, dan itu bukanlah hal yang disengaja.

“Itu foto lama. Foto tanggal 5 Oktober 2024 saat Paslon nomor 2 kampanye di Kecamatan Napabalano. Dan hal itu bukan kesengajaan karena saya saat itu lagi duduk duduk bercerita dipinggir jalan dengan masyarakat saya ditugu masjid. Dan lewatlah paslon nomor 2 itu. Disitu pak Purnama Ramadhan turun menemui kami dan kami pun mau tidak mau menyalaminya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Hidayat mengatakan, jika dirinya adalah pembina politik di Desanya ketika ada Paslon Bupati siapapun di Pilkada Muna, tidak mungkin mau menghindarinya.

“Saya pembina politik di Desa Labunti. Masa saya harus rusaki diri saya di depan masyarakat saya ketika ada Paslon Bupati lalu mau menghidarinya. Itu sama saja saya rusaki citra demokrasi diwilayah saya dan sama halnya saya mengajarkan masyarakat saya untuk berdemokrasi yang tidak baik.Tidak mungkin kan begitu,” ujarnya.

Bahwa dirinya selama berjalannya tahapan pilkada Muna tidak pernah menghadiri kampanye Paslon Bupati atau pun Paslon Gubernur siapapun.

“Saya tidak pernah ikut kampanye Paslon siapapun maupun berkampanye. Tapi kalau saat berpapasan dijalan iya, pasti saya Salami. Itu sama Paslon siapapun. Sama pak Bachrun juga saat berpapasan dijalan itu saya Salami juga ketika bertemu di tugu masjid Labunti waktu itu,” ungkapnya.

Ditambahkannya bahwa dimasa kampanye Paslon Bupati maupun Paslon Gubernur dirinya selaku pembina politik diwilayah pemerintahannya itu tetap menjaga hubungan yang baik dengan Paslon siapapun. Namun tidak untuk bertemu dalam kondisi kesengajaan misalkan saat berkampanye, karena saya menjaga yang namanya netralitas.

” Tenda dan kursi BUMDES saja ketika mereka berkampanye dan mereka mau pinjam, kami ladeni. Seperti kampanye Pak Ruksamin kemarin itu kami selaku pemerintah kami meresponnya karena mereka mau pinjam. Tetapi koordinasinya langsung kepengurusan BUMDES. Dan tidak mungkin saya mau melarang hal itu,” jelas dia.

Dengan adanya paslon Bupati maupun Paslon Gubernur yang mau meminjam tenda atau kursi di Desanya melalui BUMDES dan berkoordinasi dengan pengurus BUMDES nyaa, Hidayat malah bersyukur.

“Malah saya bersyukur kalau ada Paslon Bupati ataupun Paslon Gubernur yang mau pinjam tenda atau kursi di Desa kami,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa foto itu tersebar di medsos FB hingga difitnah mengikut Kampanye Paslon RAHMATnya Muna, dirinya tidak terlalu menghawatirkannya, namun iya mengatakan biarlah nanti Tuhan yang membalaskannya. Karena dirinya dengan niatnya yang tulus untuk selalu hadir demi kepentingan masyarakatnya.

“Niat saya baik untuk kepentingan masyarakat di Desaku. Semua Paslon Bupati maupun Gubernur ketika berpapasan sama saya dijalan pasti saya salami. Tidak mungkin lah pas bertemu mereka saya langsung hindari. Dan foto itu bukan foto saat Calon Bupati Muna pak Purnama berkampanye di Desa saya, tetapi saat dia turun menyapa kami masyarakat Labunti ditugu masjid Labunti yang baru pulang dari kampanye di Tampo beberapa Minggu yang lalu,” pungkasnya.

Reporter: Bensar Sulawesi