Diksar IX TKM Sultra: Cetak Kader Tolaki Tangguh, Bongkar Modus Penipuan

waktu baca 2 menit
Diksar IX TKM Sultra

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Tamalaki Kongga Momea (TKM) Sulawesi Tenggara menggelar Pendidikan Dasar (Diksar) IX pada 8–10 Agustus 2025, mengangkat tema “Menciptakan Kader TKM Sultra yang Mampu Membela dan Mempertaruhkan Adat Budaya Suku Bangsa Tolaki”.

Kegiatan ini diikuti 67 peserta yang diproyeksikan menjadi kader dan calon pemimpin TKM Sultra di masa depan. Materi disampaikan oleh dua tokoh penting Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sultra, yakni DR. Basrin Melamba, S.Pd., M.A., dan DR. H. Sabaruddin Muh. Sinapoy, S.H., M.H.
Sabaruddin membawakan materi pandangan hukum adat dan hukum bernegara, sedangkan Basrin mengupas sejarah, budaya, serta eksistensi Tolaki dalam berorganisasi Tamalaki.

Menurut panitia, tujuan utama Diksar adalah membekali anggota baru dengan tata cara berorganisasi, pemahaman hukum adat, hukum negara, dan wawasan budaya Tolaki, agar dapat bersinergi dengan pemerintah, TNI, dan Polri.

Namun, agenda ini sempat diwarnai isu tak sedap. TKM Sultra mengklarifikasi adanya dugaan penipuan oleh pihak yang mengatasnamakan Ketua Umum Soni Tamalaki, yang meminta sumbangan kepada sejumlah tokoh dan perusahaan di Kabupaten Kolaka.

“Ketua Umum kami tidak pernah melakukan hal tersebut, dan kami memiliki bukti nyata untuk membantah tudingan itu,” tegas pengurus TKM Sultra.

Kegiatan ini diketuai oleh Riswanto, dengan Hasran sebagai sekretaris, Dayat sebagai bendahara, serta pengawasan langsung dari Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, Dewan Pendiri, Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Panglima, dan para ketua DPD/OTobu se-Sultra.