Dana Sertifikasi Guru di Mubar Bakal Dipotong

waktu baca 2 menit
Ilustrasi

MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Dana sertifikasi guru Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal dipotong.

Hal tersebut membuat pendapatan sertifikasi mereka pun berkurang dengan nilai bervariasi yakni Rp200 ribu hingga Rp400 ribu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mubar, Jamuddin mengatakan pemotongan tersebut dilakukan untuk membayar Pajak PPH dan iuran BPJS Kesehatan.

“Sebenarnya iuran BPJS perbulanya itu 5 persen, hanya karena Pemda sudah subsidi 4 persenya, jadi sisa 1 persen saja yang ditanggung oleh para guru penerima sertifikasi,” ujar Jamuddin, Kamis (2/6/2022).

Jamuddin juga menjelaskan, berdasarkan Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 75 Tahun 2019 Tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan diatur secara teknis oleh Peraturan Mentri Dalam Negeri (Permendagri) melalui Surat Edaran (SE) Nomor 900/471/SJ Tentang Pemotongan, Penyetoran dan Pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan bagi pekerja penerimaan upah pemerintah daerah.

Lanjut Jamuddin, berdasarkan SE itu pada poin 2 huruf a sangat jelas bahwa besaran iuran adalah 5 persen dari gaji atau upah per bulan dengan komposisi 4 persenya di bayar oleh pemberi kerja (Pemerintah Daerah), sedangkan 1 persenya dibayar oleh pekerja (Guru).

Masalah itu juga dibenarkan Kepala BPJS Kesehatan Mubar Ahmad Fitrawan. Dia membeberkan pemotongan tersebut untuk biaya iuran BPJS Kesehatan.

“Regulasinya harusnya dipotong sejak tahun 2020. Tahun 2021 lalu penyesuaian teknis pembayarannya, baru tahun 2022 ini ditemukan mekanismenya,” beber Ahmad Fitrawan.

Katanya, pemotongan yang terjadi pada dana sertifikasi guru adalah akumulasi dari dua tri wulan, atau enam bulan sekaligus. Besaran potongannya bervariasi berdasarkan jumlah sertifikasi yang diterima.

“Akumulasi dari dua triwulan yakni Januari sampai dengan Maret untuk Tahun 2021 dan 2022. Uangnya langsung disetor ke kas negara dalam hal ini Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN),” jelasnya.

Reporter: Dedi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!