Dampingi Ratusan Kasus Kekerasan Anak, Wanita ini Dapat Penghargaan dari Oase KIM
KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Organisasi Aksi Solidaritas Era (Oase) Kabinet Indonesia Maju (KIM), memberikan piagam penghargaan terhadap Nurida, sebagai Perempuan Berjasa dan Prestasi di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Prestasi itu diberikan kepada Nurida atas keberhasilannya dalam mendampingi lebih dari seratus kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Muna sejak tahun 2017 hingga sekarang.
“Lebih seratus kasus yang saya dampingi hingga tuntas di persidangan. 90 persen itu kasus kekerasan seksual terhadap anak,” ujar Nurida .
Kata Nurida, rata rata kasus yang ditangani adalah pencabulan dan fisik terhadap anak. Sepuluh persen diantaranya merupakan kasus kekerasan terhadap perempuan yang sebagian besar Kekerasan Dalam rumah tangga (KDRT).
”Bulan April 2022 ini ada sembilan kasus kekerasan seksual terhadap anak yang sedang saya dampingi di persidangan,” jelasnya.
Karena berhasil menangani kasus tersebut membuat Nurida kemudian mendapat piagam penghargaan dari Oase KIM. Oase KIM sendiri merupakan organisasi bagi para istri dari Menteri Kabinet Indonesia Maju.
Nurida mengaku bangga atas prestasi yang diberikan Oase KIM. “Alhamdulilah saya sangat senang dan bangga atas penghargaan yang diberikan kepada saya,” tuturnya.
Kata dia, capaian yang didapatkan merupakan kerja kerasanya sejak tahun 2017 hingga saat ini di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Muna.
Prestasi yang didapatkan Nurida mendapat apresiasi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Muna. ”Kita sangat mengapresiasi atas penghargaan yang diterima Nurida dari Oase KIM,” ujar Kepala DP3A, Amiruddin Ako.
Kata Amiruddin, Penghargaan tersebut akan diberikan pada Hari Kartini 21 April 2022 nanti, yang rencananya diserahkan langsung oleh Gubernur Sultra Ali Mazi.
”Nurida sudah berdedikasi dalam menjalankan tugasnya, melakukan pendampingan atas perlindungan perempuan dan anak. Sebagai pekerja sosial beliau layak untuk menerima penghargaan tersebut,” pungkasnya.
Reporter: Bensar







