Bupati Kolaka Dorong Partisipasi Warga Usulkan Program Prioritas di Musrenbang
KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Bupati Kolaka Amri Jamaluddin mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengusulkan program-program prioritas pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.
Amri menyampaikan hal itu saat menghadiri Musrenbang tingkat kecamatan. Menurut dia, mayoritas usulan masyarakat masih didominasi sektor infrastruktur.
Dari seluruh aspirasi yang disampaikan, sekitar 70 persen berkaitan dengan pembangunan dan perbaikan infrastruktur.
“Dari hasil Musrenbang, memang masih didominasi usulan infrastruktur. Ini menunjukkan bahwa dari sisi infrastruktur, Kabupaten Kolaka masih perlu banyak pembenahan,” kata Amri.
Ia mengakui ketertinggalan infrastruktur di sejumlah wilayah Kolaka. Menurutnya, jika pemerintah daerah mampu mengintervensi pembangunan infrastruktur secara masif dan terencana, maka dampaknya akan langsung dirasakan pada peningkatan perekonomian masyarakat, terutama dalam memperlancar distribusi barang dan jasa.
“Kalau infrastruktur dibenahi, pergerakan ekonomi masyarakat akan lebih maksimal, khususnya dalam distribusi hasil pertanian, perikanan, dan komoditas lainnya,” ujarnya.
Selain infrastruktur, Amri memastikan program-program pendukung sektor produktif tetap berjalan. Pemerintah daerah, kata dia, tetap memberikan perhatian pada bantuan pupuk, benih ikan, dan kebutuhan lain yang menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Pada 2026, Pemerintah Kabupaten Kolaka juga meluncurkan lima kartu layanan bagi masyarakat, yakni Kartu Sehat, Kartu Pendidikan, Kartu Tani, Kartu Lansia, dan Kartu Nelayan. Seluruh kartu tersebut diberikan secara gratis dan disubsidi penuh oleh pemerintah daerah.
“Semua kartu ini gratis, seluruhnya disubsidi oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka,” kata Amri.
Ia berharap masyarakat memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program pemerintah daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran atau program yang disiapkan, tetapi juga oleh dukungan dan partisipasi masyarakat.
“Sebesar apa pun program yang dibuat, tanpa dukungan masyarakat, hasilnya tidak akan maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kolaka Arifin Jamal mengatakan, setelah Musrenbang dilaksanakan di seluruh kecamatan, pemerintah daerah akan melanjutkan dengan rapat forum organisasi perangkat daerah (OPD).
“Dalam forum OPD nanti, seluruh usulan Musrenbang akan dikondisikan dan disesuaikan dengan tugas dan kewenangan masing-masing SKPD, serta diselaraskan dengan program yang ada,” kata Arifin.
Di sisi lain, Camat Tanggetada Muslyadin menambahkan bahwa pemerintah kecamatan juga mencermati sejumlah isu strategis lain di luar infrastruktur.
Isu-isu tersebut meliputi penanggulangan kemiskinan, penurunan angka stunting, ketahanan pangan, serta penguatan kelembagaan di desa dan kelurahan.
“Isu-isu strategis ini menjadi perhatian kami di kecamatan dan selaras dengan upaya percepatan pembangunan di Kabupaten Kolaka,” ujarnya.
- Reporter: A. Jamal







