Bupati Bahri Minta Polda Sultra usut pelaku penghina Suku

waktu baca 2 menit
Pj. Bupati Mubar, Dr. Bahri (Dedi/Triaspolitika.id)

MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat (Mubar) Dr. Bahri turut angkat bicara terkait penghinaan yang dilakukan oleh orang tak bertanggung jawab melalui akun facebook Aldi Aldi.

Kata Bahri, akun tersebut telah menyerang, menghasut serta memprovokasi salah satu suku di Sulawesi Tenggara yaitu suku Muna.

Untuk itu ia meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku yang diduga melakukan rasisme lewat akun media sosial.

“Saya sebagai Bupati Mubar meminta kepada aparat penegak hukum khususnya Polda Sultra untuk segera menangkap pelaku tersebut,” tegas Bahri pada Minggu, (11/6/2023).

Menurut Bahri, jika pelaku ujaran rasisme tidak segera ditangani dengan efektif serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dikawatirkan bakal memunculkan konflik sosial yang berpotensi menimbulkan tindak diskriminasi.

Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kemendagri itu menyebut, bahwasanya segala bentuk penghinaan tidak dapat ditolerir, ujaran kebencian tidak boleh dibiarkan berkembang dan harus dipidana.

“Kami sebagai suku Muna, sangat menghormati adat istiadat dan agama setiap daerah dan tidak mentolerir segala bentuk penghinaan dan ujaran kebencian,” tandas alumni 07 STPDN tersebut.

Diketahui, salah satu akun facebook Aldi Aldi mengungah foto
patung setengah tubuh manusia yang berjajar dan diberi rantai besi di leher patung.

Dengan menuliskan narasi “Berdasarkan penelitian Asal usul masyarakat muna berawal dari para bud@k yang di penjarakan oleh bangsawan kerajaan di masa lampau”.

Postingan itu kemudian menuai reaksi keras dari masyarakat khususnya suku Muna, hingga akhirnya di laporkan ke Polda Sultra oleh Aliansi Masyarakat Muna Menggugat, yang tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan Nomor: STPL/224/VI/2023/Ditreskrimsus tertanggal 8 Juni 2023.

Reporter: Dedi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!