BPBD Koltim Sigap Tangani Bencana Angin Puting Beliung yang Dialami Warga
KOLTIM, TRIASPOLITIKA.ID – Sebuah rumah milik salah satu warga di Kelurahan Woitombo, Kecamatan Mowewe, ambruk akibat diterjang angin puting beliung pada Senin (14/10/2024) sore. Kejadian ini menyebabkan kerusakan parah pada rumah tersebut, yang juga tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Koltim bergerak cepat ke tempat kejadian untuk melakukan penanganan darurat. Kepala Pelaksana BPBD Koltim, Dewa Made Ratmawan ST MT, mengonfirmasi bahwa rumah tersebut ambruk dan rusak berat akibat pohon tumbang yang disebabkan oleh angin kencang.
“Begitu mendengar informasi bahwa rumah warga rusak karena pohon tumbang, kami langsung bergerak cepat ke lokasi untuk membersihkan pohon tersebut dan juga puing-puing rumah yang ikut rusak,” ujar Dewa Made Ratmawan. Ia juga menyatakan bahwa selain membantu membersihkan, pihak BPBD Koltim juga langsung mendirikan tenda darurat agar korban bisa beristirahat sementara.
Penanganan Cepat oleh BPBD Koltim
Respons cepat dari BPBD Koltim merupakan langkah penting dalam penanganan bencana. Tim BPBD segera turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pembersihan puing-puing dan mendirikan tenda darurat bagi korban. Langkah ini sangat diapresiasi oleh warga setempat yang merasa terbantu dengan adanya bantuan cepat dari pemerintah daerah.

“Dengan bantuan dari BPBD, kami merasa lebih tenang dan terbantu. Mereka tidak hanya membersihkan puing-puing, tetapi juga mendirikan tenda darurat yang sangat dibutuhkan,” ungkap salah satu warga setempat.
Pentingnya Kesiapsiagaan Bencana
Kejadian ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bencana, terutama di daerah yang rentan terhadap bencana alam seperti angin puting beliung. BPBD Koltim terus meningkatkan upaya kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana melalui berbagai program dan kegiatan edukasi kepada masyarakat.
“Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi bencana. Kami selalu mengedukasi masyarakat tentang langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi bencana, serta pentingnya memiliki rencana darurat,” tambah Dewa Made Ratmawan.
Selain upaya dari pemerintah, peran aktif masyarakat juga sangat penting dalam penanggulangan bencana. Masyarakat diharapkan selalu waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang saat terjadi bencana. Kerjasama antara pemerintah dan masyarakat akan mempercepat proses pemulihan pascabencana dan meminimalisir dampak yang ditimbulkan.
Tanggap Darurat dan Pemulihan
Setelah kejadian bencana, langkah tanggap darurat seperti yang dilakukan BPBD Koltim sangat krusial untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan korban. Selain itu, pemulihan pascabencana juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat luas.
“Kami akan terus mendukung upaya pemulihan pascabencana, termasuk perbaikan rumah yang rusak dan pemberian bantuan kebutuhan dasar bagi korban,” janji Dewa Made Ratmawan.
Dukungan moral dan material dari berbagai pihak sangat diperlukan oleh korban bencana. Bantuan berupa makanan, pakaian, dan perlengkapan tidur sangat membantu korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
“Kami berharap masyarakat dan pihak terkait dapat terus memberikan dukungan kepada korban bencana, agar mereka bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa,” harap Dewa Made Ratmawan.
Kejadian ambruknya rumah warga di Kelurahan Woitombo akibat angin puting beliung ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dalam penanggulangan bencana. Upaya cepat dari BPBD Koltim patut diapresiasi, dan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat akan sangat membantu dalam proses pemulihan. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk membantu korban bencana agar dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari.
Reporter: Irstamto







