BNNK Kolaka : Ayo Selamatkan Generasi Muda dari Bahaya Narkotika

waktu baca 2 menit
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar kegiatan penyuluhan, Sabtu, (26/6/2021).|Dekri/Triaspolitika.id

KOLAKA, TP – Peringati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada 26 Juni 2021 hari ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar kegiatan penyuluhan, Sabtu, (26/6/2021).

Dalam kesempatan itu, BNNK Kolaka mengundang ratusan pelajar dari puluhan sekolah menengah pertama di Kolaka.

Kepala BNNK Kolaka, Bentonius Silitonga mengatakan, pihaknya sengaja mengundang remaja dalam penyuluhan tersebut mengingat remaja merupakan generasi muda yang harus diselamatkan dari bencana narkotika.

”2045 kita akan menghadapi bonus demografi, atau ledakan penduduk muda yang produktif. Jika tidak dilindungi saat ini, maka kedepan mereka menjadi generasi yang hancur,” ujar Bentonius Silitonga pada Triaspolitika.id, Sabtu, (26/6/2021).

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar kegiatan penyuluhan, Sabtu, (26/6/2021).|Dekri/Triaspolitika.id

Jika hal tersebut dibiarkan kata Bentonius, maka konsekuensi yang dihasilkan yaitu mempengaruhi kedaulatan bangsa dan bernegara.

Dalam penyuluhan tersebut BNNK Kolaka mengangkat tema ‘Perang Melawan Narkoba diera pandemi COVID-19 menuju Indonesia Bersih dari Narkotika‘ dengan Sub tema ‘Ketahanan Remaja Teman Sebaya‘.

”Remaja adalah bagian dari keluarga. BNN juga memiliki program ketahanan keluarga. Ketika keluarga mampu mempertahankan kualitas hidup masing-masing, dan jauh dari narkoba maka Indonesia akan terhindar dari bencana besar, bencana lost generation (generasi yang hilang) karena permasalahan kejahatan narkotiika,” jelas Bentonius.

Dalam kegiatan tersebut kata Bentonius, pihak BNN melibatkan Polres Kolaka serta Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Kolaka.

Sementara itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Kolaka, dr. Muliati Habibullah mengatakan, kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan BNNK Kolaka sangat penting, mengingat kondisi remaja-remaja saat ini sudah sangat rentan dengan narkoba.

Pelajar saat mengikuti penyuluhan yang dilaksanakan BNNK Kolaka Sabtu, (26/6/2021).|Dekri/Triaspolitika.id

”Pada prinsipnya yang perlu dihindari saat ini yaitu pernikahan dini terhadap anak. Sebab, dengan pernikahan dini masa depan pelajar hancur, apalagi jika perceraian, pasti buntut-buntutnya juga penyalahgunaan narkoba,” jelas dr. Muliati.

Pernikahan dini dengan narkotika kata Muliati, sangat berkaitan. Sebab, kata dia katika terjadi perceraian akibat ekonomi, kebanyakan remaja memilih jalan pintas dengan menyalahgunakan narkotika.

”Jadi yang kita inginkan dengan adanya penyuluhan seperti ini, anak-anak kita bisa memahami, lalu menerapkannya sehingga mereka dapat menyelesaikan sekolah hingga tercapai cita-citanya, dengan begitu rantai peredaran gelap narkotika terputus,” jelasnya.

Reporter : Dekri