Beras SPHP Dihentikan, Bulog Muna Distribusi Beras Premium
MUNA, TRIASPOLITIKA. ID – Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) merupakan salah satu program pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan ditingkat konsumen.
Namun, penyaluran beras SPHP dihentikan sementara sejak 7 Februari 2025. Berdasarkan surat keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI Nomor: 34/TS.03.03/K/02/2025.
Imbas kebijakan menghentikan sementara penjualan beras (SPHP), kini hanya menjual beras premium. Termasuk untuk program operasi pasar ataupun gerakan pangan murah (GPM).
Padahal pada program pasar murah ataupun GPM, beras SPHP menjadi salah satu komoditas yang selalu dicari oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan harganya yang lebih murah dari pada beras lainnya.

Kepala Bulog Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Hendra Dionisius mengatakan, biasanya bulog selalu menjual beras SPHP. Namun karena adanya kebijakan baru, pada program operasi pasar ataupun GPM, bulog akan menjual beras premium.
“Beras SPHP sudah tidak beredar lagi di pasaran. Bulog hanya menyediakan beras premium 3 ribu ton, minyak 20 ribu liter dan gula 10 ton,” ujar Hendra pada Kamis, (27/02/2025).
Ia menerangkan, untuk beras premium pihak Bulog menyediakan 3 ribu ton tersebar yang ditiga gudang, yakni Kabupaten Muna Barat, Kabupaten Buton Utara, dan Kabupaten Muna, langkah-langkah sudah dilakukan dalam rangka menghadapi hari besar keagamaan.
“Penambahan stok beras juga sedang dilakukan dan sementara dalam proses perjalanan. Stok beras yang ada bisa mencukupi hingga Idul Fitri,” jelasnya.
Bulog sudah melakukan rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten, Muna, untuk melaksanakan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga pangan, dilakukan dengan operasi pasar dan kerja sama dengan pemerintah daerah.
“Kalau bulog saat ini tetap melaksanakan pasar murah didepan kator untuk membantu masyarakat sambil menunggu tim TPID menentukan lokasi, kami tinggal menunggu informasi,” pungkasnya.
Reporter: Bensar Sulawesi







