Bank Raya Dorong Literasi Keuangan Gen Z Lewat Program Inspiraya
JAKARTA, TRIASPOLITIKA.ID – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), bagian dari BRI Group, terus memperkuat komitmennya dalam mendorong inklusi dan literasi keuangan melalui program edukatif bertajuk Inspiraya. Program ini menyasar generasi muda untuk memahami pengelolaan keuangan dan investasi sejak usia produktif.
Acara Inspiraya edisi Juni 2025 mengangkat tema “Dari Gaji ke Investasi, Perencanaan Keuangan untuk Bebas Anxiety” yang digelar secara offline di Menara BRILiaN Jakarta Selatan dan online melalui siaran langsung di Instagram Bank Raya. Kolaborasi dengan BRI Danareksa Sekuritas dalam acara ini memperkuat konten edukasi investasi secara komprehensif dan kontekstual bagi generasi muda.
“Program Inspiraya by Bank Raya berkomitmen untuk mendorong percepatan inklusi keuangan dengan kolaborasi berbagai pihak, termasuk BRI Danareksa Sekuritas. Kami ingin masyarakat tidak hanya sekadar mengelola keuangan, tetapi juga belajar investasi yang tepat,” ujar Ajeng Putri Hapsari, Corporate Secretary Bank Raya, Jumat (20/6/2025).
Mendidik Gen Z Jadi Investor Cerdas
Ajeng menyampaikan bahwa Gen Z merupakan kelompok demografi terbesar di usia produktif saat ini, dengan rentang usia 12-27 tahun. Mereka dikenal dengan keinginan mencapai financial freedom di usia muda, namun kerap terjebak pada pengeluaran konsumtif. Untuk itu, pemahaman tentang alokasi gaji dan strategi investasi menjadi sangat penting.
Dalam sesi edukatif tersebut, hadir sejumlah narasumber seperti Prita Ghozie (CEO ZAP Finance), Olivia Louise (Certified Financial Planner), Chory Agung dari BRI Danareksa Sekuritas, dan M. Farhad dari Bank Raya.
Prita menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan dapat dibagi dalam tiga pos besar, yakni:
-
50% untuk kebutuhan hidup (living)
-
30% untuk menabung/investasi (saving)
-
20% untuk hiburan (playing)
Olivia menambahkan bahwa risiko investasi adalah hal yang pasti terjadi, sehingga penting bagi investor pemula memahami profil risiko pribadi dan karakteristik instrumen investasi.
Sementara Chory Agung menjelaskan bahwa tiga instrumen investasi yang paling populer saat ini adalah saham, reksadana, dan obligasi. Ia menegaskan perbedaan pendekatan antara investing dan trading, yang masing-masing menekankan analisis jangka panjang dan pergerakan harga jangka pendek.
Transformasi Digital Lewat Raya App
Sebagai bank digital andalan BRI Group, Bank Raya menghadirkan Raya App dengan berbagai fitur canggih untuk mendukung manajemen keuangan personal dan bisnis, seperti:
-
Saku Bujet, Saku Pintar, dan Saku Jaga untuk perencanaan keuangan
-
Saku Bareng & Saku Bisnis untuk tabungan kolektif dan UMKM
-
QRIS Bisnis yang mempermudah transaksi usaha kecil dan menengah
Pertumbuhan pengguna Raya App tercatat signifikan. Pada Kuartal I/2025, jumlah pengguna telah menembus 1 juta, dengan total transaksi mencapai 1,1 juta atau naik 57,1% secara tahunan. Dana tabungan digital (digital saving) Bank Raya tumbuh 55,03% dengan total simpanan mencapai Rp1,4 triliun.
“Kami hadir sebagai digital attacker BRI Group yang memberikan akses keuangan digital yang luas, mudah, dan menyenangkan. Kami percaya pengalaman keuangan yang relevan akan mempercepat inklusi keuangan nasional,” pungkas Ajeng.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES







