Balitbang Konawe Ajak Petani Kendalikan Hama dengan Tanaman Refugia

waktu baca 2 menit
Kepala Balitbang Pertanian Konawe Sarmin saat meninjau lokasi pertanian.

KONAWE, TRIASPILITIKA.ID – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pertanian Kabupaten Konawe, mengajak petani di wilayah tersebut untuk mengurangi penggunaan bahan kimia atau pestisida untuk mengendalikan hama.

Salah satu cara pengurangan racun kimia dengan memanfaatkan tanaman refugia. Dengan cara menanam di sekeliling pematang sawah.

Kepala Balitbang Pertanian Konawe Sarmin mengatakan, tanaman refugia merupakan mikrohabitat yang dapat di tanam berdampingan dengan tanaman pertanian lain.

Kelebihan tanaman refugia mampu menghasilkan nektar. Nektar ini merupakan nutrisi yang dibutuhkan hama pada tanaman padi.

“Kuncup bunga refugia terdapat bahan makanan hama padi yang di sebut nektar,” kata Sarmin saat di hubungi Triaspolitika.id melalui via WhatsApp, Jumat (11/03/2022).

Kelebihan lainya kata dia, tanaman tanaman tersebut dapat menghambat penyebaran hama ke tanaman padi karena sifatnya dapat mengurung hama dalam kuncup refugia agar tidak keluar menyebar ke tanaman padi.

“Perlu di manfaatkan tanaman refugia ini, bisa juga di gunakan sebagai area konservasi musuh alami di sawah, atau sebagai tanaman perangkap hama, tanaman penolak hama,” jelasnya.

Salah satu tanaman refugia yang banyak di temukan di Konawe antaranya bunga tahi ayam, bunga matahari dan kenikir kuning, bunga itu menyediakan sumber nutrisi dan energi seperti nektar.

Selain itu, terdapat serbuk madu dan embun madu yang dibutuhkan oleh hama sehingga keberadaan tanaman ini perdu di kembangkan oleh petani Konawe.

Reporter: Utha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!