Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkab Butur Gelar Apel Pasukan dan Perlengkapan Penanggulangan Bencana

waktu baca 3 menit
Pemerintah Kabupaten Buton Utara dan TNI-Polri melaksanakan Apel Gelar Pasukan dan Perlengkapan Penanggulangan Bencana, di halaman kantor Sekretariat Daerah Butur, Rabu (08/03/2023).

BUTUR, TRIASPOLITIKA.ID – Guna menghadapi Cuaca Ekstrem, Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) dan aparat Keamanan TNI-Polri melaksanakan Apel Gelar Pasukan dan Perlengkapan Penanggulangan Bencana.

Apel Gabungan tersebut dipimpin langsung Bupati Butur dan dilaksanakan di halaman kantor Sekretariat Daerah Butur, Rabu (08/03/2023).

Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Ridwan Zakariah mengatakan, perubahan cuaca ekstrim dapat membawa dampak tersendiri terhadap terjadinya bencana hidrometeorologi terutama pada daerah pesisir dan dataran rendah seperti Buton Utara.

Untuk itu, dia menegaskan kepada semua stakeholder untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, baik secara sumber daya personil maupun sumber daya peralatan yang dimiliki.

Lebih lanjut, Ridwan menerangkan, jika merujuk informasi prakiraan peringatan dini cuaca di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dirilis oleh BMKG untuk periode Januari sampai dengan Maret, Butur termasuk salah satu daerah berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Kata dia, Fenomena alam ini terbukti beberapa waktu lalu telah terjadi angin puting beliung yang mengakibatkan kerusakan pada bangunan pasar di Kecamatan Wakorumba Utara dan beberapa daerah lainnya yang merusak permukiman warga,” jelas Ridwan.

“Meskipun bencana tersebut tidak kita harapkan, namun harus tetap siaga serta selalu waspada apabila sewaktu-waktu terjadi bencana,” ungkap Ridwan.

Pemkab Butur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) beserta instansi terkait lainnya terus berperan serta menghadapi kemungkinan terjadinya potensi ancaman bencana tersebut.

Menurutnya, Penanggulangan Bencana Alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, TNI, Polri, SAR maupun Instansi terkait semata, namun penanggulangan bencana merupakan panggilan kemanusiaan dan menjadi tanggung jawab kita bersama seluruh masyarakat, termasuk kalangan dunia usaha, akademisi, termasuk dari unsur media.

Ia menambahkan, mengutip arahan Presiden Republik Indonesia pada pembukaan Rakoornas Penanggulangan Bencana tahun 2023, ada sejumlah poin yang menjadi rujukan, antara lain memprioritaskan kesiagaan dan kewaspadaan masyarakat, pengelolaan tata ruang dan perizinan pembangunan harus berbasis mitigasi bencana, dan identifikasi resiko bencana di daerah masing-masing.

Lebih lanjut, kata dia, ketersediaan anggaran yang memadai untuk penanggulangan bencana di daerah masing-masing, penggunaanan dana bersama untuk perlindungan masyarakat, menyederhanakan aturan untuk mempercepat pelayanan masyarakat serta mengontrol dengan ketat seluruh upaya penanggulangan bencana.

“Harapannya, dengan tim yang solid dan perlengkapan yang siap akan membawa kita pada penanganan bencana yang lebih baik, mengingat kondisi cuaca saat ini yang tidak dapat di prediksi dan berpotensi menimbulkan bencana alam. Sekalipun demikian, kita tetap berharap agar daerah kita yang tercinta ini selalu terhindar dari bencana,” pungkas Ridwan.

Untuk diketahui, turut hadir Sekretaris Daerah Butur Muhammad Hardhy Muslim, Kapolres Butur AKBP Herman Setiadi, Wakapolres Butur Kompol Dedi Hartoyo, Pasi Intel Dim 1429 Butur Lettu Inf. Rusli, Plt. Kepala BPBD Lanita, Para Staf Ahli Bupati dan Asisten Setda serta Pimpinan OPD dan Perwira Polisi lingkup Polres Butur.

Adapun peserta Apel kali ini terdiri dari pasukan TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Dishub, Tagana Dinsos, PMI, Dinkes dan Utusan ASN dari masing-masing OPD lingkup Butur, serta menghadirkan Perlengkapan Penanggulangan Bencana.

Reporter: Zual

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!