Akibat Terkendala Pemasangan Pipa, Kontunaga Krisis Air Bersih

waktu baca 2 menit
Ketua DPRD Muna La Saemuna menerima masa aksi bersama anggota, Sarif Ramadhan dan Ketua Komisi III Irwan

MUNA, TP – Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal memangil Perusahaan Daerah Air Minum (DPAM) seeta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) .

Sebab, pemasangan pipa dimasyarakat belum dilaksanakan oleh pihak PDAM dan DPMD. Dimana pemasangan pipa tersebut mengunakan anggaran Dana Desa (DD).

Kordinator aksi, Irawan Sangia mengatakan, kecamatan Kontunaga saat ini mengalami krisis air bersih.

“DPRD segera memangil kepala PDAM dan DPMD untuk melakukan percepatan pembangunan air bersih di rumah warga,” ujar Irawan, Rabu (16/09/2021).

Irawan mengkritisi anggota DPRD Muna yang dinilai tidak serius mengawal persoalan proses pembangunan air bersih di Kontunaga.

“Anggota DPRD dapil enam terkesan tidak memperjuangkan hak rakyat,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Komisi III Irwan mengatakan, pihaknya sangat perhatin dengan kondisi krisis air bersih di Kontunaga apalagi kata dia air merupakan kebutuhan vital.

“Kami akan presur pemerintah daerah, soal krisis air berisi, bukan saja Kontunaga tetapi beberapa kecamatan lain masih membutuhkan air bersih,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, bak penampung air yang terletak di Desa Masalili menelan anggaran Rp24 miliar. Kemudian pemerintah daerah bakal mengucurkan anggaran pemasangan Instalasi air senilai Rp1,4 miliar.

“Tentunya dengan dana tersebut kami mengawal pemerintah, kami tidak bisa diam,” terangnya.

Sementara itu, Sarif Ramadhan wilayah dapil 6 mengatakan, pihaknya tak henti hentinya memperjuangkan aspirasi masyarakat agar bermanfaat kepada masyarakat kontunaga.

“Sebetulnya mengalir, yang menjadi masalah belum tersambung pipa di masyarakat. Semoga saja pemerintah daerah menyelesaikan,” imbuh dia.

Reporter : Bensar Sulawesi