74 Balita di Muna Menderita Stanting, Pemkab Muna: Kami Berusaha Turunkan Angka Stanting

waktu baca 2 menit
Kabid Kesmas Dinkes Kab.Muna, Hartini SST ,

MUNA, TRIASPOLITIKA.ID – Stanting memang menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Tiap daerah di Indonesia wajib untuk menurunkan angka stanting, termasuk di Kabupaten Muna.

Angka stanting di Kab.Muna pada tahun 2022 ini masih tinggi mencapai 14 persen. Pemda Muna menargetkan tahun 2024 angka stanting di Muna harus turun menjadi 12 persen.

Kabid Kesmas Dinkes Kab.Muna, Hartini SST saat dikonfirmasi masalah stanting di Kab.Muna Senin (5/9) mengatakan jumlah penderita stanting di Kab.Muna ada 70 orang balita atau 14 persen.

“Penderita stanting di Kab.Muna saat ini ada 74 orang balita dari umur 0 sampai 2 tahun. Mereka tersebar di 22 kecamatan di Kab.Muna,” kata Hartini SST.

Penyebab stanting ini kata Hartini banyak diantaranya kesehatan ibu saat hamil. Asupan gizi saat hamil hingga melahirkan. Kemudian kebersihan ibu hamil hingga melahirkan , termasuk tumbuh kembang bayi dari umur o sampai 2 tahun kehidupan.

“Kalau semua aspek ini tidak terpenuhi, maka akan terjadi stanting. Untuk menekan angka stanting ini Pemda Muna khususnya Dinkes Muna bekerja sama dengan sejumlah OPD seperti Dalduk dan KB, PUPR, DPMD Muna, untuk melakukan semua aksi penanggulangan dan pemberhentian stanting di.Kab.Muna,” kata Kabid Kesmas Dinkes Muna ini.

Katanya ada 8 aksi untuk menghentikan angka stanting. Di Muna saat ini baru masuk aksi 4. “Ada 8 aksi untuk menghentikan stanting,aksi pertama untuk pengendalian stanting, aksi dua perencanaan anggaran stanting , aksi tiga sosialisasi stanting. Aksi 4 lanjutan dari aksi sebelumnnya. Sedangkan aksi 8 sudah ada capaian apakah sudah turun atau masih tetap. Kalau masalah anggaran stanting, saya tidak.tahu betapa total anggarannya di Dinkes Muna,” kata Hartini.

Khusus di Kab.Muna angka stanting pada tahun 2024, ditargetkan harus turun menjadi 12 persen . ” Saat ini angka stanting kita masih tinggi di Sultra yaitu 14 persen . Kita menargetkan tahun 2024 harus turun menjadi12 persen. Untuk itu 8 aksi pemberhentian stanting harus kira lakukan. Seperti pemberian makan bergizi bagi balita , vitamin, obat obatan. Kita bekerjasama dengan desa dan DPMD Muna terkait pemberian makan bergizi dan obat obatan. Karena ada anggaran stanting di desa dari DMPD Muna,” tandasnya.

Reporter: Bensar