6.700 Hektar Sawah Konawe Alih Fungsi, Dinas Ketapang klaim ketersediaan Beras tetap Aman

waktu baca 2 menit
Kadis Ketahanan Pangan Konawe, Muh Akbar saat meninjau lokasi persawahan warga.(utha/Triaspolitika.id)

KONAWE, TRIASPOLITIKA.ID – Sejumlah area persawahan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak dapat berproduksi untuk sementara waktu.

Hal itu disebabkan adanya pengerjaan jaringan irigasi di wilayah tersebut, yang mengakibatkan pasokan air menuju area persawahan warga terputus.

Data Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Konawe, terdapat 6.000 hektar sawah di wilayah itu tidak dapat melakukan penanaman padi tahun ini.

Agar lahan tersebut tetap bisa dimanfaatkan petani, pemerintah menyarankan petani untuk mengalih fungsikan lahan mereka dengan tanaman lain.

“Kami sudah sarankan petani untuk mengalih fungsi lahan mereka, dengan menanam tanaman hortikultura, seperti jagung, kedelai, kajang ijo dan tanaman lainnya,” kata kadis Ketapang Konawe Muh Akbar.

Kata Akbar, solusi tersebut juga sudah di rapatkan petani. Tujuannya untuk menjaga lahan pertanian mereka agar tetap berproduksi.

Mantan Kabag Umun Setda Konawe ini mengaku, jika alih fungsi padi sawah menjadi tanaman holtikultura sama sekali tidak mempengaruhi ketersediaan beras di Konawe.

Sebab kata dia, masih ada beberapa kecamatan di Konawe yang tetap menjaga siklus tanaman padi sawah.

“Meskipun ada beberapa Kecamatan yang tidak melakukan penanaman, namun ketersediaan beras tetap aman. Karena masih ada beberapa daerah yang tetap melakukan panen, seperti Kecamatan Tongauna, Abuki, Padangguni, Asinua, dan Unaaha,” katanya.

Dikatakanya, rehabilitasi jaringan irigasi Konawe di bagi dua tahap, pertama dilakukan di bulan Januari hingga Maret untuk wilayah Bendungan Wawotobi yang mencakup wilayah Wonggeduku sampai Pondidaha.

Selanjutnya untuk tahap dua akan dilakukan pada April sampai September mencakup wilayah Kecamatan Wawotobi dan Konawe, serta bendungan Lambuya yang mengaliri persawahan di Kecamatan Uepai.

Reporter: Utah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *