oleh

Pemda Menaruh Harapan Pada Dialog Kepemudaan Yang Diinisiasi HMI Komisariat FKIP Unidayan

BAUBAU, TRIASPOLITIKA.ID – Dialog Publik yang diusung Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FKIP Unidayan turut melibatkan Cipayung Plus dan BAPPEDA Kota Baubau berlangsung alot. Saptu, (6/11)

Dialog yang bertemakan ‘Pemuda Dalam Menjawab Tantangan Zaman Era  Disrupsi 4.0 dan Bonus Demografi’, berjalan baik bersama beberapa narasumber. Hadir perwakilan HmI Cabang Baubau Rahmat Z Udu, Ketua Umum KAMMI Kepton Adi Majuun, perwakilan IMM Cabang Baubau Muhammad Robbul Izati dan Sekretaris BAPPEDA Kota Baubau Dr. Dahrul.

Di sesi dialog setiap narasumber berkesempatan menoreh berbagai gagasan. Dalam dialog nya disebutkan bahwa era disrupsi bukan hanya tugas kalangan muda tetapi juga pemerintah Sebagai fasilitator kebutuhan ketersediaan lapangan kerja olehnya itu di butuhkan kolaboratif Antara pemuda dan pemerintah.

“Dialog dialog intelektual harus tetap di budayakan dan harus ada langkah nyata. apalagi ini berbicara tentang kesiapan pemuda dan pemerintah pada masa emas mendatang. Intinya harus ada kolaborasi antara pemuda dan pemerintah dan ini yang belum kita lihat sampai sekarang” ucap Irfan selaku ketua komisariat FKIP UNIDAYAN itu.

Dialog ini di pimpin langsung Kabid PTKP Komisariat FKIP Unidayan, Gery puji Prastyo.

Selain itu rasa terimakasih di sampaikan kepada seluruh jajaran pengurus komisariat FKIP Unidayan yang sudah berkontribusi demi suksesnya kegiatan ini. Tambah Irfan.

Di momen ini, peserta pun tak tanggung untuk berkolaborasi dengan narasumber terutama unek-unek kepada Pemerintah Daerah. 

Dijawab langsung Sekretaris BAPPEDA, Dr. Dahrul. Ia mengatakan Kota Baubau sebagai salah satu daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki peran strategis di Kepulauan Buton untuk menjadikan generasi muda yang jumlahnya sekitar 27 % dari jumlah penduduk Kota Baubau

“Oleh nya Pemerintah Daerah terus memberikan dukungan, baik swasta dan masyarakat dalam berkarya untuk meningkatkan potensi diri serta terus berkolaborasi, berinovasi dan kreatif dalam mengolah sumberdaya dan potensi lokal daerah yang dimiliki oleh Kota Baubau,” paparnya.

“Hadirnya dukungan Pemerintah kepada pemuda khususnya dalam berkarya, tentu dapat meminimalisasi kriminalitas, sekaligus Baubau dapat mempersipakan diri menuju bonus demografi.” pungkasnya.

Reporter : ATUL W

BERITA PILIHAN