oleh

La Ode Ahmad Monianse : Kota Baubau Harus Menjadi Tuan Rumah Yang Baik Bagi Pelanggan Daerah

BAUBAU, TRIASPOLITIKA.ID – Untuk meningkatkan pembangunan daerah, Kota Baubau harus memperhatikan berbagai aspek pendukung, di antaranya ialah hadirnya para investor, pengusaha, dan wisatawan. Selain itu, Kota Baubau juga harus mampu menjadi tuan rumah yang baik bagi pelanggan daerah.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse melalui sambutannya, saat menghadiri Seminar Awal Evaluasi Perda yang Berkorelasi Pembangunan Inklusif dan Investasi di Kota Baubau, di aula Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Baubau, Senin (1/11/2021).

La Ode Ahmad Monianse menjelaskan, pelanggan daerah terdiri dari dua unsur, yaitu pelanggan primer dan pelanggan sekunder. Pelanggan primer terdiri dari Penduduk, Pedagang, Wisatawan, dan Penanam Modal. Sedangkan pelanggan sekunder terdiri dari Sumber daya manusia berkualitas, Pengembang, dan
Penyelenggara.

Menurutnya, jika unsur-unsur tersebut dapat diperhatikan dengan baik, maka upaya untuk meningkatkan pembangunan daerah akan lebih mudah. Untuk itu, perlu adanya perlakuan yang baik dengan membangun ruang yang nyaman dan aman bagi para pelanggan daerah tersebut, serta didukung dengan regulasi yang kuat.

“Tentunya ini harus dipersiapkan dengan baik, termasuk di dalamnya adalah beberapa regulasi yang akan menjadikan kita sebagai tuan rumah yang baik serta untuk melahirkan pelanggan yang baik pula. Karena kalau tidak ada regulasi yang dibuat untuk menjadi pijakan, maka kita akan sulit untuk mencapai titik ideal itu” ujarnya.

Wakil Wali Kota juga mengungkapkan, sebagai daerah atau negara yang baik, investasi tambah ekspor harus lebih besar dari pada konsumsi tambah impor. Untuk bisa mencapai titik maksimumnya, maka harus ada beberapa intervensi yang harus dilakukan oleh pemerintah, yaitu bagaimana membesarkan investasi.

Sementara Untuk ekspor, La Ode Ahmad Monianse melihat Kota Baubau memiliki banyak potensi. Jika Potensi tersebut dimaksimalkan, maka akan mendapatkan dampak ekspor dari beberapa komoditi yang berputar di Kota Baubau. Namun demikian, pihaknya menilai langkah konkret tersebut belum didukung dengan keseriusan dari berbagai pihak.

Untuk itu La Ode Ahmad Monianse berharap, agar melalui Seminar Awal Evaluasi Perda yang Berkorelasi Pembangunan Inklusif dan Investasi tersebut, apa yang menjadi tujuan pembangunan dapat tercapai. Pihaknya juga berharap, agar dari Perda-perda tersebut, percepatan pembangunan akan lebih maksimal dengan memanfaatkan seluruh potensi dan kapasitas yang ada.

“Olehnya itu maka, atas nama Pemerintah Kota Baubau saya sangat berterima kasih dengan hadirnya para Tim Ahli kita ini. Di mana, para Tim Ahli ini akan membatu kita, untuk membedah beberapa Perda yang pernah ada, termasuk merekomendasikan Perda-perda apa yang perlu dilahirkan, untuk membantu percepatan pembangunan inklusif dan investasi di Kota kita ini,” pungkasnya.(Adm)

BERITA PILIHAN